Ubi umumnya diolah untuk menjadi keripik atau sekadar direbus untuk dinikmati. Padahal, bahan yang satu ini sebenarnya bisa dibuat menjadi olahan yang kreatif dan menjadi ide jualan yang unik serta menguntungkan, salah satunya adalah bolu ubi. Nah, ada beberapa ide menarik terkait resep bolu ubi yang bisa Anda coba di rumah dan dijadikan inspirasi jualan. Penasaran? Simak ulasannya! Resep Bolu Ubi Kukus Salah satu ide mengolah ubi dengan unik adalah membuatnya menjadi bolu ubi kukus. Adapun detail resep untuk olahan ini adalah: Bahan-bahan: 6 ons ubi kayu diparut 5 butir telur 2 ons gula pasir 1 sendok makan SP ½ sendok teh vanili bubuk 1 ons keju parut 150 ml minyak goreng Secukupnya garam Secukupnya pasta pandan Cara membuat: Peras ubi kayu yang sudah diparut tersebut lalu sisihkan Campurkan telur, gula pasir, SP dan vanili dengan mixer menggunakan speed tinggi Setelah tercampur merata, masukkan ubi ke dalam adonan tersebut dan mixer dengan kecepatan rendah Masukkan keju parut serta garam dan campur rata Masukkan minyak goreng dan aduk menggunakan spatula Beri pewarna sesuai yang diinginkan Tuang adonan yang sudah tercampur rata ke dalam loyang yang sebelumnya sudah diolesi dengan mentega Panaskan kukusan dan kukus adonan bolu ubi tersebut selama 40 menit Angkat setelah matang Setelah bolu ubi kukus ini matang, Anda bisa mengiris dengan ukuran sesuai keinginan. Masukkan ke wadah plastik untuk membuatnya lebih higienis dan bolu ubi siap dijual. Resep Bolu Ubi Cokelat Jika Anda ingin membuat sajian bolu ubi yang unik dan terlihat lezat, bolu ubi cokelat bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, sekilas, variasi bolu ubi ini cukup mirip dengan brownies. Bahan-bahan: 200 gr ubi merah kukus lalu haluskan 3 butir telur ayam 80 gr tepung mocaf 20 gr cokelat bubuk 100 gr gula merah, iris 30 ml susu putih cair Secukupnya garam 3 sendok makan minyak kelapa Kismis untuk topping Cara membuat: Campur telur dan gula merah hingga mengembang menggunakan mixer dengan kecepatan yang tinggi Selanjutnya, masukkan ubi yang sudah dihaluskan tadi serta susu putih ke dalam campuran adonan Aduk campuran adonan tersebut dengan menggunakan mixer hingga adonan tercampur rata Masukkan tepung, garam dan juga cokelat bubuk ke dalam adonan. Aduk perlahan menggunakan spatula Masukkan minyak kelapa yang sudah disediakan lalu aduk adonan hingga merata Jika adonan sudah siap, maka masukkan adonan ke dalam loyang yang sebelumnya sudah diberikan olesan mentega atau minyak Tambahkan kismis sebagai topping kue bolu yang dibuat Panaskan kukusan dan kukus adonan bolu cokelat tersebut sekitar 25 menit hingga matang Jika bolu ubi sudah matang, lepaskan dari loyang dan iris sesuai selera Selesai Sama seperti resep sebelumnya, Anda bisa memasukan potongan bolu ubi ke plastik bening untuk membuatnya higienis dan menarik saat dijual. Selain itu, Anda juga bisa mengganti kismis dengan bahan lainnya untuk topping yang lebih unik, seperti keju, kacang atau lainnya. Setidaknya, kedua resep di atas bisa menjadi inspirasi untuk membuat bolu ubi yang unik dan cocok untuk berjualan. Nah, untuk membuat sajian bolu ubi yang Anda jual memiliki rasa yang lebih nikmat dan tentu lebih lembut, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Cek di sini untuk melihat aneka bahan bolu ubi yang bisa Anda manfaatkan.
Pengembang kue biasa digunakan dalam pembuatan kue. Sesuai namanya, pengembang digunakan supaya kue memiliki tekstur yang lebih mengembang dan lembut ketika disantap. Dengan begitu, dalam pembuatan kue, pengembang sangat wajib dipakai dan selalu muncul dalam resep pembuatan kue. Ada banyak jenis kue yang bisa ditambahkan pengembang. Mulai dari pancake , cupcake , bolu panggang sampai bolu kukus pun bisa ditambahkan pengembang kue agar lebih mengembang. Dengan begitu, kue pun bisa lebih enak disantap. Akan tetapi, bagi Anda yang masih pemula dalam hal pembuatan kue, tentu harus mengetahui berbagai jenis pengembang kue yang bisa digunakan. Hal ini supaya Anda bisa menentukan pengembang kue yang sesuai dengan jenis kue yang dibuat. Jenis Pengembang Kue Berikut ini adalah berbagai jenis pengembang kue yang bisa digunakan agar kue yang dibuat bisa lebih mengembang dan enak dimakan. 1. Baking Powder Pada umumnya, baking powder digunakan dalam pembuatan berbagai jenis kue. Mulai dari kue, bolu, pancake , sampai cupcake menggunakan baking powder agar lebih mengembang. Tidak hanya itu, baking powder pun digunakan dengan tujuan supaya adonan kue bisa mengembangkan ketika dipanggang. Meskipun kue yang dibuat tidak langsung dipanggang ketika setelah pengocokan. Baca juga : Apakah Cake Emulsifier Sama dengan Bahan Pengembang Kue 2. Baking Soda Baking Soda merupakan salah satu bahan pengembang kue yang banyak ditemukan di berbagai toko bahan kue. Bahan ini pun kerap disandingkan dengan baking powder , meskipun memiliki sejumlah perbedaan. Kandungan yang terdapat di baking soda adalah sodium bikarbonat yang punya sifat mengeluarkan gas. Dengan begitu, saat dipakai bisa membuat kue melebar ke samping. Tidak hanya itu, baking soda pun sangat cocok dipakai dalam pembuatan kue kering. Hal ini dikarenakan, baking soda bisa membuat tekstur adonan kue menjadi lebih garing, kering, serta renyah. 3. Cream of Tartar Cream of Tartar memiliki fungsi dalam pembuatan kue, yakni supaya putih telur yang dikocok bisa mengembang kaku, menjadikan butiran gula mengkristal, serta menghasilkan tekstur kue yang berpori. Maka dari itu, putih telur kerap digunakan saat pengocokan telur. Jumlah cream of tartar yang dipakai ialah satu setengah sendok teh cream of tartar dalam pengocokan 5 butir putih telur. Pemakaian cream of tartar pun dapat digantikan dengan air jeruk nipis, atau air lemon. Baca juga : Cara Membuat Bolu yang Tidak Lengket di Loyang 4. Ragi Ragi merupakan salah satu bahan pengembang yang sangat populer dipakai agar mengembangkan makanan seperti roti, donat, atau bakpao. Setidaknya, ada tiga jenis ragi yang dapat digunakan. Pertama, ragi segar yang punya bentuk padat dan punya kandungan 70 persen air. Dengan demikian, bahan ini perlu disimpan di kulkas. Kedua, ragi koral yang punya bentuk seperti koral dengan kandungan air 7,5 persen. Supaya bisa digunakan, harus direndam dalam air bersuhu 40 derajat celcius selama 10 menit. Ketiga, ada ragi instan dengan bentuk butiran. Ragi ini bisa langsung dipakai berbarengan dengan bahan kering lainnya, terkecuali garam. JIka Anda mencari pengembang kue yang sekaligus bisa membuat kue lebih lembut, halus, dan empuk, Emulsifier Global Solusi Ingredia (GSI), jawabannya. Bahan yang alami seperti soy lecithin yang terdapat di emulsifier GSI bisa membuat pemakaian pengemulsi lebih aman dikonsumsi. Anda bisa mendapatkannya hanya dengan menghubungi nomor WhatsApp ke 08161391263 atau email ke sales@globalsolusiingredia.com . Soal konsultasi, kontak tersebut pun bisa membantu Anda jika masih memiliki keraguan.
Kue tidak mengembang adalah salah satu masalah yang kerap muncul ketika membuat beragam jenis kue, terutama untuk seseorang yang masih pemula. Kondisi kue yang tidak mengembang dan cenderung bantat, akan membuat kue lebih padat dan tipis. Secara penampilan, tentu kue yang bantat cenderung kurang menarik. Bisa jadi, Anda pernah merasa sudah menggunakan bahan pengembang kue namun tetap saja kue yang dibuat tidak bisa mengembang dengan baik. Apa yang salah sebenarnya? Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan saat membuat kue dan bisa membuat kue tidak mengembang. Penasaran? Simak ulasannya! Kesalahan yang Membuat Kue Tidak Mengembang Ada beberapa kesalahan yang kerap dianggap sepele namun berakibat kue yang gagal mengembang alias bantat. Beberapa kesalahan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Menggunakan bahan pengembang yang sudah terlalu lama Seperti yang disinggung di awal, bisa jadi Anda sudah merasa menggunakan bahan pengembang kue, namun adonan kue yang dibuat tetap tidak bisa mengembang dengan baik. Jika demikian, bisa saja kesalahan yang terjadi adalah Anda menggunakan bahan pengembang yang sudah terlalu lama. Perlu diketahui bahwa bahan pengembang kue yang sudah terlalu lama cenderung kehilangan ‘kemampuan’ untuk mengembangkan adonan dengan sempurna. Oleh karenanya, upayakan untuk menggunakan bahan pengembang yang baru dibeli. Jika di rumah ada bahan pengembang lama, lakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu. Baca juga : Tips Bolu Gulung Anti Pecah dan Super Lembut Pengecekan bisa dilakukan dengan mencampur bahan pengembang dengan air hangat dan gula. Aduk campuran tersebut lalu tunggu sekitar 5 menit. Jika masih muncul banyak gelembung, bahan pengembang tersebut masih bisa digunakan. 2. Menggunakan air yang terlalu panas Pernah iseng membuat adonan kue dengan air panas? Bisa jadi, hal tersebut adalah penyebab adonan kue yang Anda buat tidak mengembang secara sempurna. Suhu air yang terlalu panas bisa mematikan ragi dalam bahan pengembang yang digunakan. Oleh karenanya, ada baiknya jika Anda menggunakan air dengan suhu ruang agar bahan pengembang yang digunakan bisa bekerja dengan maksimal dan adonan kue yang dibuat bisa mengembang dengan baik. 3. Takaran garam yang berlebihan Terlalu banyak menggunakan garam juga bisa membuat kue gagal mengembang dengan baik. Pasalnya, garam yang digunakan bisa menurunkan kemampuan bahan pengembang yang Anda tambahkan. Solusi yang dianjurkan tentu saja mengurangi takaran garam yang digunakan. Selain itu, ada baiknya jika Anda menambahkan garam saat adonan tepung sudah terbentuk, bukan bersamaan dengan penambahan bahan pengembang. 4. Terlalu banyak menggunakan tepung Kesalahan lain yang menyebabkan adonan kue yang dibuat tidak mengembang dengan baik adalah terlalu banyak menggunakan tepung. Hal ini sangat beralasan karena takaran tepung yang terlalu banyak nantinya akan membuat adonan menjadi lebih padat dan juga kering. Padahal, untuk membuat kue, adonan yang dibuat harus sedikit lengket dan elastis. Baca juga : Tips Bikin Cake yang Moist, Jarang Diketahui! Jika Anda membuat kue dan gagal mengembang, maka coba cek berapa takaran tepung yang Anda gunakan. Jangan-jangan, takaran tepung tersebut terlalu banyak. Beberapa hal di atas adalah ragam kesalahan yang sebenarnya sepele namun berakibat adonan kue menjadi tidak mengembang. Sebagai tambahan, kue yang tidak mengembang juga bisa terjadi karena kualitas bahan kue yang digunakan kurang bagus. Oleh karenanya, untuk membuat kue yang mengembang sempurna dan terasa lembut, gunakan bahan kue yang baik. Anda bisa menggunakan aneka bahan kue yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Bahan-bahan yang tersedia seperti emulsifier, cokelat, pewarna, dan masih banyak lagi. Klik di sini untuk memilih beragam bahan kue yang Anda perlukan!
Apakah Anda suka membuat kreasi resep bolu yang lezat? Bagi Anda yang memang menyukai dunia kuliner, pastilah sangat menyerukan ketika bisa menciptakan dan memasak bolu sesuai wacana. Apalagi, kegiatan memasak kue bisa membantu kita untuk memanajemen waktu, melatih kesabaran, hingga menjadi pribadi yang lebih cermat. Ditambah lagi hobi menciptakan resep bolu ini bisa jadi ladang bisnis yang menghasilkan cuan. Meski demikian ada salah satu kendala dalam membuat kue yang sering bikin kesal, yakni kondisi saat kue lengket di loyang! Kejadian kue lengket saat diangkat dari loyang inilah yang biasanya menjadi pemicu rasa 'bete' . Namun, Anda tak perlu risau dan bete karena masih ada beberapa tips resep bolu yang mesti diperhatikan supaya anti lengket di loyang. Apabila Anda mempraktikkan tips ini, dijamin bolu atau kue yang Anda buat akan aman dari kelengketan loyang. Baca juga : Inilah 5 Keunggulan Emulsifier untuk Berbagai Jenis Makanan Apa saja kah tips nya? Mari simak penjelasannya di bawah ini! Tips agar Resep Bolu Tak Lengket di Loyang 1. Membersihkan Loyang Tips utama sebelum memasak bolu agar tak lengket yang perlu Anda perhatikan adalah dengan membersihkan loyang. Anda pun harus memastikan agar loyangnya dalam keadaan bersih dan juga kering. Sebab, walau ada sedikit saja noda yang menempel pada loyang, dapat dipastikan bolu akan lengket. Bahkan, hal parah yang mungkin bisa saja terjadi adalah bolu rusak hingga tak mengembang bila loyangnya kotor. 2. Mengolesi Loyang dengan Margarin Selanjutnya, sebelum memasukkan adonan bolu, Anda jangan sampai lupa mengoleskan margarin ataupun minyak ke loyang. Usahakan agar takarannya imbang tak terlalu sedikit maupun banyak jadi secukupnya saja. Hal ini bertujuan agar cita rasa bolu Anda semakin lezat. 3. Melapisi Kertas Kue pada Loyang Langkah ketiga yang dapat Anda lakukan secara mudah ialah dengan melapisi loyang dengan kertas kue sebelum dipanggang. Tujuan pelapisan pakai kertas kue dimaksudkan agar bolu yang Anda buat tak akan menempel di loyang. 4. Memeriksa Bahan Adonan Poin terakhir yang tak kalah penting dalam memasak kue bolu ialah bagaimana kondisi bahan-bahannya. Bahan-bahan pembuatan adalah fondasi utama suatu kue berhasil. Anda perlu memastikan bahwa bahan-bahannya belum kadaluarsa atau masih fresh . Lalu, periksa pula apakah adonan tercampur dengan kotoran atau tidak. Kemungkinan terburuk dari kondisi ini ialah bolu lengket dan rusak. Tentu Anda tak ingin bila hal itu terjadi, bukan? Baca juga : Cek Sebab Adonan Gagal, Pastikan Anda Menghindarinya Resep Bolu yang Tak Lengket di Loyang Jika dulu Anda sering bete dan kesal karena bagian permukaan bawah bolu selalu tak mulus akibat menempel di loyang, kini Anda tak perlu khawatir. Bila Anda menerapkan tips di atas, maka hasilnya akan mulus. Selain itu, kami juga membagikan resep bolu yang tak lengket di loyang, yakni: Bahan-bahan Resep Bolu Anti Lengket Tiga sendok makan tepung terigu Tiga sendok makan mentega Tiga sendok makan minyak goreng Cara Buat Resep Bolu Anti Lengket Siapkan semua bahan di atas. Campurkan semua bahan lalu aduk hingga rata. Oleskan mentega atau minyak ke loyang, lalu panggang kue hingga matang Setelah itu, angkat bolu dengan perlahan, setelah dibalik permukaan bolu akan mulus. Selesai, siap dihidangkan. Demikianlah pembahasan mengenai cara membua t resep bolu yang tidak lengket di loyang. Nah, bila telah mendapat inspirasi baru untuk memasak bolu lezat, Anda bisa mencoba memakai bahan-bahan dari GSI. GSI memiliki banyak jenis produk dalam dunia kue dan selalu menawarkan produk berkualitas premium yang sangat cocok menjadi bahan utama bolu Anda. Baik berupa emulsifier, cokelat, pewarna, lemak dan minyak, dan sebagainyaJadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai beralih ke produk GSI!
Anda yang suka membuat aneka kue tentu sudah familiar dengan emulsifier , bukan? Ya, bahan yang satu ini memang termasuk salah satu bahan penting yang senantiasa ditambahkan dalam adonan kue yang sedang dibuat untuk mendapatkan hasil kue yang lebih maksimal. Namun, apa yang sebenarnya dimaksud dengan emulsifier tersebut? Apakah emulsifier adalah bahan pengembang kue yang akan membuat kue mengembang dengan sempurna? Sekilas Tentang Emulsifier Bahan emulsifier dalam bahasa lain juga disebut dengan istilah pengemulsi. Dalam pengertian singkat, emulsifier merupakan bahan yang digunakan untuk menyatukan bahan-bahan yang digunakan dalam adonan kue dan saling bertentangan, misalnya minyak atau lemak dengan bahan cair atau juga menyatukan mentega dengan telur. Selain itu, emulsifier banyak digunakan untuk melembutkan adonan. Dengan tambahan bahan ini, kue yang dibuat nantinya akan memiliki konsistensi yang lebih baik. Baca juga : Metode Dasar Pembuatan Kue yang Harus Diketahui Pemula Apakah Emulsifier Merupakan Bahan Pengembang? Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah apakah bahan emulsifier tersebut sama dengan pengembang? Bisa dikatakan bahwa pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang berdasar. Perlu diketahui bahwa selain memiliki konsistensi yang lebih baik, kue yang menggunakan tambahan emulsifier pada adonan yang digunakan akan cenderung terasa lebih lembut dan memiliki pori yang lebih halus. Hal inilah yang mendasari emulsifier kerap disebut juga sebagai pengembang kue hanya saja, tidak sekuat beberapa bahan pengembang kue lainnya. Oleh karenanya, emulsifier bisa saja disebut sebagai pengembang kue karena faktanya bahan ini bisa mengembangkan adonan kue. Namun, menggunakan emulsifier sebagai satu-satunya pengembang kue tentu kurang dianjurkan. Hal ini dikarenakan fungsi utama dari emulsifier sebenarnya adalah pengemulsi yang akan menyatukan aneka bahan dalam sebuah adonan kue. Beragam Jenis Emulsifier yang Bisa Digunakan Di pasaran, ada beberapa jenis produk emulsifier yang tersedia dan bisa dijadikan pilihan yang tepat sesuai keinginan. Adapun beberapa jenis emulsifier tersebut diantaranya adalah: Emulsifier SP Jenis produk emulsifier yang pertama adalah emulsifier SP. Produk yang satu ini memiliki ryoto ester, asam stearat, oleic dan palmitic. Adonan kue yang dibuat dengan menggunakan kocokan telur dan gula lalu ditambahkan mentega cair sangat cocok diberikan tambahan emulsifier ini. Penambahan emulsifier SP dalam adonan tersebut akan membuat bahan adonan lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, adonan pun nantinya tidak akan mudah turun. Contoh penggunaan produk emulsifier ini adalah pada adonan donat dan bolu. Emulsifier TBM Variasi produk emulsifier yang selanjutnya adalah emulsifier TBM. Produk yang satu ini memiliki kandungan mono dan umumnya diberikan tambahan serida. Produk emulsifier yang satu ini ditambahkan ke adonan kue saat proses pencampuran mentega dan gula yang sudah mengembangkan dan diberikan tambahan telur. Terkait penggunaan produk ini, emulsifier TBM digunakan agar adonan kue yang sedang dibuat tidak pecah terutama saat penambahan tepung. Umumnya, produk emulsifier ini juga digunakan dalam pembuatan bolu ataupun donat. Baca juga : Perbedaan Butter Cake dan Sponge cake Emulsifier ovalet Satu lagi variasi produk emulsifier yang bisa digunakan dalam pembuatan kue adalah ovalet. Produk yang satu ini memiliki kandungan mono dan glyceride seperti TBM. Akan tetapi, ovalet memiliki tambahan lebih banyak asam lemak hewani. Penggunaan emulsifier ini bisa menstabilkan adonan telur dan mentega agar keduanya lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, kue yang dibuat pun akan memiliki tekstur yang cenderung lebih lembut dan agak basah. Dengan adanya beragam variasi emulsifier , tentu Anda bisa memilih mana jenis emulsifier yang cocok. Bandingkan beberapa variasi tersebut dan pilih sesuai kebutuhan. Nah, untuk memilih bahan emulsifier yang tepat, Anda bisa menggunakan produk GSI (Global Solusi Ingredia). Cek di sini untuk memilih produk yang tersedia.
Seperti yang kita ketahui, Emulsifier kerap digunakan dalam proses pembuatan kue. Hal ini dikarenakan Emulsifier memiliki beberapa keunggulan yang membuat kue yang sudah dibuat menjadi lebih enak dan lembut. Akan tetapi, masih banyak yang belum mengetahui beberapa keunggulan dari penggunaan Emulsifier itu sendiri dalam pembuatan kue. Padahal, hal ini perlu diketahui agar Anda pun bisa meracik kue dengan baik dan sempurna. Tidak hanya itu, ternyata emulsifier pun memiliki beberapa jenis yang mempunyai karakternya masing-masing. Akan tetapi, jenis Emulsifier itu tidak mengurangi keunggulan dalam proses pembuatan kue itu sendiri. Berikut ini penjelasan mengenai keunggulan penggunaan Emulsifier untuk pembuatan kue. Keunggulan Penggunaan Emulsifier Dalam Pembuatan Kue Di bawah ini adalah sejumlah keunggulan dari penggunaan emulsifier dalam proses pembuatan kue yang perlu Anda ketahui: 1. Membuat Adonan Menyatu Lebih Cepat Ketika Anda menggunakan emulsifier saat proses pembuatan kue, pastinya adonan dapat lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, adonan kue pun akan lebih kental. Tentu, ini akan membuat proses pembuatan kue lebih mudah dan menghasilkan kue yang enak dan lembut. Baca juga : Apa Itu Glomul PGPR850? Apakah Emulsifer yang Aman? 2. Mampu Mempersatukan Air dan Lemak Dalam Adonan Kue Emulsifier bisa membuat zat air dan lemak yang ada di adonan kue menyatu. Dengan begitu, kue yang Anda buat akan memiliki tekstur yang lebih creamy . Setiap adonan kue tentu akan memiliki zat lemak dan airnya masing-masing. Zat lemak dalam adonan bisa terdapat pada susu, daging, kacang, dan lain sebagainya. Dengan penggunaan emulsifier dalam pembuatan kue, zat lemak tersebut bisa dengan mudah tercampur dengan air sehingga proses pengolahan kue bisa lebih mudah. 3. Menjadikan Kue Lebih Empuk dan Lembut Kue yang lembut dan empuk tentu menjadi idaman para pembuat kue. Maka dari itu, penggunaan emulsifier akan membantu Anda dalam mewujudkannya. Emulsifier bisa membantu kue menjadi lebih empuk. Keunggulan Emulsifier yang satu ini selalu menjadi hal yang paling disukai. Sebab, kue yang empuk tentu akan sangat halus ketika digigit dan dikunyah. Maka dari itu, jika Anda tidak menggunakan emulsifier, kue dipastikan menjadi padat. 4. Pilihan Emulsifier yang Beragam Siapa bilang emulsifier yang bisa digunakan adalah emulsifier kimia? Keunggulan penggunaan emulsifier dalam pembuatan kue selanjutnya adalah beragam pilihan emulsifier yang bisa kita gunakan. Telur pun sebenarnya merupakan emulsifier alami yang memiliki fungsi serupa dengan emulsifier kimia. Tidak hanya itu, emulsifier kimia pun memiliki beberapa jenis yang berkarakter berbeda namun tetap dengan keunggulan yang sama. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu bingung dalam memilih emulsifier yang tepat untuk kue yang Anda buat. Baca juga : Peran Stabilizer dan Emulsifier Pada Es Krim Jika Anda mencari Emulsifier yang tepat dan memiliki keunggulan lengkap setiap proses pembuatan kue, Emulsifier GSI jawabannya. Emulsifier yang diproduksi oleh Global Solusi Ingredia (GSI) ini dapat dipakai untuk membuat beragam kue. Mulai dari dessert , roti, cokelat, selai kacang, dan lain sebagainya. Bahan yang ada di Emulsifier ini pun dipastikan berkualitas dan terpercaya. Bahkan, Emulsifier GSI bisa membuat adonan kue Anda menjadi sangat halus, stabil, tidak mengkristal, dan empuk. Jika Anda ingin membuat kue dengan Emulsifier GSI, bisa langsung memesannya dengan menghubungi nomor WhatsApp 08161391263 atau melalui email ke sales@globalsolusiingredia.com . Untuk lebih jelas, Anda pun bisa berkonsultasi dengan gratis melalui kontak tersebut. Semoga bermanfaat ya!