Roti

Rabu, 23 Agustus 2023 - 21:55

Di balik setiap kue empuk, mengembang, dan lezat terdapat bahan ajaib yang sering kali menjadi rahasia di dapur para koki: ragi. Ragi adalah mikroorganisme kecil yang memiliki peran penting dalam proses fermentasi adonan kue. Penggunaan yang tepat dari ragi dapat mengubah tekstur, aroma, dan cita rasa kue Anda secara signifikan. Dalam artikel ini, kita akan menyelami lebih dalam tentang keajaiban ragi sebagai rahasia utama untuk menciptakan kue yang memukau dan lezat. Ragi adalah salah satu bahan yang mungkin sering kita dengar, terutama dalam dunia pembuatan roti dan kue. Tetapi, apa sebenarnya ragi dan peran pentingnya dalam mengubah adonan menjadi kue yang mengembang, lezat, dan empuk? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu ragi, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa ragi menjadi bahan yang tak tergantikan dalam dunia kuliner. Apa Itu Ragi? Ragi adalah mikroorganisme berukuran sangat kecil yang termasuk dalam kelompok jamur. Dalam pembuatan makanan, khususnya roti, kue, dan produk beragi lainnya, ragi digunakan sebagai agen pengembang alami. Mikroorganisme ini memakan gula dalam adonan dan menghasilkan gas karbon dioksida sebagai produk sampingan. Gas tersebut mengembangkan adonan, menciptakan tekstur yang empuk dan berpori dalam roti atau kue. Cara Kerja Ragi Saat ragi ditambahkan ke dalam adonan yang mengandung gula dan cairan, ragi mulai mengonsumsi gula sebagai sumber energi. Selama proses ini, ragi mengubah gula menjadi karbon dioksida dan alkohol. Gas karbon dioksida itulah yang menyebabkan adonan mengembang, menghasilkan gelembung udara yang memberikan tekstur empuk pada produk akhir. Jenis-Jenis Ragi Terdapat beberapa jenis ragi yang umum digunakan dalam dunia kuliner: Ragi Kering (Dry Yeast): Ragi ini telah dikeringkan dan diaktifkan sebelumnya. Ragi kering dapat dihidrasi dengan air hangat sebelum dicampur ke dalam adonan. Ragi Segar (Fresh Yeast): Ragi segar biasanya berbentuk padatan lembut dan mengandung lebih banyak air daripada ragi kering. Ragi segar umumnya memiliki aktivitas fermentasi yang lebih kuat. Ragi Instan (Instant Yeast): Ragi instan lebih halus dan lebih cepat mengembang daripada ragi kering. Ragi instan dapat dicampur langsung ke dalam adonan tanpa perlu dihidrasi terlebih dahulu. Baca juga : Tips Pemilihan Tepung untuk Kue yang Mengembang Penggunaan Ragi dalam Pembuatan Kue dan Roti Ragi digunakan dalam pembuatan roti, kue, dan produk beragi lainnya untuk memberikan tekstur yang mengembang dan lezat. Penggunaan ragi dalam adonan membantu menciptakan rongga-rongga kecil dalam produk akhir, sehingga tekstur adonan menjadi empuk dan pori-pori. Selain itu, ragi juga memberikan karakteristik rasa dan aroma khas melalui proses fermentasi. Ragi : Proses Fermentasi yang Mengubah Adonan Ragi bekerja melalui proses fermentasi, di mana mikroorganisme dalam ragi, umumnya Saccharomyces cerevisiae, mengonsumsi gula dalam adonan dan menghasilkan gas karbon dioksida serta senyawa lainnya. Gas karbon dioksida inilah yang membuat adonan mengembang, menciptakan struktur empuk dan berpori pada kue. Manfaat Ragi dalam Pembuatan Kue Penggunaan ragi dalam pembuatan kue memiliki sejumlah manfaat penting: Pengembangan Adonan: Ragi menciptakan gelembung udara dalam adonan, yang mengakibatkan adonan mengembang. Hasilnya adalah kue dengan tekstur yang ringan dan empuk. Kebulatan dan Kelembutan: Ragi juga memberikan kebulatan dan kelembutan pada tekstur kue, yang menjadikannya lebih mudah dikunyah dan dinikmati. Aroma dan Rasa: Selama proses fermentasi, ragi menghasilkan senyawa aroma dan rasa yang mengubah karakteristik kue. Ini bisa memberikan nuansa unik yang tidak dapat dicapai dengan bahan lain. Jenis Ragi yang Berbeda Ada beberapa jenis ragi yang umum digunakan dalam pembuatan kue: Ragi Aktif (Active Dry Yeast): Ragi kering yang umum digunakan dalam banyak resep. Sebelum digunakan, ragi aktif perlu dihidrasi dengan air hangat untuk mengaktifkannya. Ragi Instan (Instant Yeast): Lebih halus dan cepat untuk mengembang daripada ragi aktif. Ragi instan dapat dicampur langsung ke dalam adonan tanpa perlu dihidrasi terlebih dahulu. Ragi Segar (Fresh Yeast): Ragi segar memiliki kandungan air yang lebih tinggi dan umumnya digunakan dalam jumlah yang lebih besar daripada ragi kering. Ragi segar memiliki aktivitas fermentasi yang kuat. Baca juga : Cara Menggoreng Lumpia agar Tidak Berminyak dan Tetap Enak Tips Menggunakan Ragi dengan Bijak Pastikan air yang digunakan untuk menghidrasi ragi tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Air yang terlalu panas dapat membunuh mikroorganisme dalam ragi, sedangkan air yang terlalu dingin akan memperlambat proses fermentasi. Setelah ragi diaktifkan, biarkan adonan mengembang dalam tempat yang hangat dan bebas dari angin selama waktu yang ditentukan dalam resep. Perhatikan jumlah ragi yang digunakan. Terlalu sedikit ragi dapat menghambat pengembangan adonan, sedangkan terlalu banyak ragi dapat memberikan rasa dan aroma yang tidak diinginkan. Kesimpulan Ragi adalah mikroorganisme kecil yang memiliki peran penting dalam dunia kuliner, terutama dalam pembuatan roti, kue, dan produk beragi lainnya. Proses fermentasi yang dihasilkan oleh ragi mengubah adonan menjadi produk akhir yang empuk, mengembang, dan lezat. Dengan memahami cara kerja ragi dan jenis-jenisnya, Anda dapat memanfaatkan bahan ini untuk menciptakan kreasi kuliner yang tak terlupakan. Ragi adalah rahasia utama dalam menciptakan kue yang empuk, mengembang, dan lezat. Proses fermentasi yang dihasilkan oleh ragi membentuk struktur empuk pada kue dan memberikan karakteristik aroma serta rasa yang khas. Pemahaman tentang jenis ragi dan penggunaannya dengan bijak adalah kunci untuk mencapai hasil akhir kue yang memukau. Dengan memahami peran ragi dan menerapkan teknik yang tepat, Anda dapat mengungkapkan potensi penuh dari rahasia ajaib ini dalam setiap kreasi kue Anda.

Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:23

Banyak orang yang sekarang ini mencoba banyak hal untuk menurunkan berat badan, bahkan ada juga yang mencoba beragam program diet untuk bisa melakukannya. Akan tetapi, tahukan Anda bahwa selai kacang bisa membantu program diet dan menurunkan berat badan? Simak informasi di bawah ini untuk bisa mendapatkan fakta yang belum pernah Anda ketahui. Salah satu cara yang paling mudah untuk menurunkan berat badan atau diet adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Selain itu, ada juga makanan lain yang ternyata ampuh untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah selai kacang. Seperti yang kita ketahui, selain enak, ternyata selai kacang memiliki berbagai macam kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Mulai dari protein, lemak baik, fiber, serta sejumlah vitamin dan mineral penting. Manfaat Selai Kacang Untuk Diet Dengan beberapa kandungan baik di dalamnya, selai kacang memiliki manfaat buat Anda yang sedang menjalani program diet. Selain itu, ada juga manfaat lain yang baik untuk tubuh, sehingga tetap sehat meskipun tengah mengurangi asupan lemak dalam tubuh. Dengan rasa yang enak, di bawah ini adalah beberapa manfaat selai kacang bagi Anda yang sedang diet. 1.   Mengenyangkan Berdasarkan beberapa penelitian, selai kacang dipercaya membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi Anda yang sedang melaksanakan program diet, sehingga Anda tidak harus menahan rasa lapar berlebihan. Dengan demikian, nafsu makan Anda selama melaksanakan program diet pun bisa lebih terkendali dengan baik. Baca juga : Tak Hanya Baking powder, Ini Dia Bahan Pengembang Kue Alami yang dapat Diguna 2.   Meningkatkan Metabolisme Tubuh Kandungan protein tinggi dari selai kacang membantu Anda untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Ketika Anda sedang melaksanakan program diet, Anda pun tidak akan mengalami berbagai gangguan kesehatan, sehingga tetap bisa melaksanakan diet dengan baik. Dengan begitu, tubuh Anda pun akan tetap sehat meskipun mengurangi asupan makanan. 3.   Memiliki Indeks Glikemik Rendah Selai kacang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak akan memuat khawatir tentang gula darah yang tinggi. Apalagi, kelebihan gula darah dapat membuat Anda berpotensi mengalami obesitas, sehingga program diet yang dilaksanakan bisa sia-sia. Anda dapat mencampur selai kacang dengan makanan dengan glikemik tinggi, sehingga gula yang terkandung dalam makanan tersebut bisa berkurang. 4.   Menjaga Berat Badan Walaupun selai kacang punya kandungan kalori dan lemak yang lumayan tinggi, tetapi ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap naiknya berat badan Anda. Sebab, menurut beberapa penelitian, mereka yang mengonsumsi selai kacang ketika melaksanakan program diet memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi Anda yang ingin melaksanakan diet tetapi tetap mengonsumsi makanan yang enak. Baca juga : Kumpulan Resep Bolu Ubi untuk Ide Jualan Itu dia beberapa hal yang membuat selai kacang sangat bermanfaat untuk Anda yang melaksanakan program diet. Anda dapat mengonsumsi selai kacang untuk kesehatan dan menjaga berat badan agar tetap ideal dan target diet Anda bisa terpenuhi. Apabila Anda ingin membuat produk selai kacang terbaik, aman, dan terpercaya, Global Solusi Ingredia (GSI) memiliki pilihan stabilizer, texturizers, thickeners yang mampu membuat tekstur selai jadi lebih baik. Tentunya, harga yang ditawarkan pun sesuai dengan kualitas yang diberikan kepada Anda, dengan demikian Anda pun bisa mendapatkan hasil terbaik bagi diri Anda sendiri. Hanya dengan mengirim email ke sales@globalsolusiingredia.com , Anda pun bsia langsung berkonsultasi untuk mendapatkan produk terbaik dari GSI. GSI siap memenuhi segala asupan makanan sehat bagi Anda dan keluarga. Semoga bermanfaat.

Jumat, 08 Juli 2022 - 01:49

Pada dasarnya, kue memiliki tampilan yang hampir sama. Begitu juga dengan rasa dan tekstur kue tersebut. Padahal jenis kue sendiri ada tiga, yakni sponge cake, butter cake dan juga chiffon cake. Proses pembuatan kue tersebut juga hampir sama dengan bahan kue yang juga mudah untuk didapatkan. Sebelum membahas mengenai cara untuk membuat butter cake, ada baiknya tahu mengenai perbedaan tiga jenis kue ini. Perbedaan Butter Cake, Sponge Cake, dan Chiffon Cake Butter Cake Sesuai namanya, bahan utama pembuatan butter cake adalah dari butter atau mentega.  Butter cake  mempunyai tekstur padat dan gampang kering saat didiamkan di suhu ruangan. Untuk membuat butter cake, adonan kue yang digunakan harus dikocok dengan mentega sampai benar-benar mengembang dan gulanya sampai larut. Perpaduan antara mentega dan gula bakal membuat tekstur butter cake jadi padat dan agak berminyak. Sponge Cake Sponge cake adalah jenis kue yang menggunakan telur dan udara untuk bahan pengembangnya. Artinya untuk membuat sponge cake memang tidak memakai baking powder dan baking soda. Beda dengan butter cake, butter cake yang didiamkan di suhu ruangan akan menjadi kering. Sponge cake jika dimasukan ke lemari pendingin akan menjadi kering. Saat ingin disajikan harus dibiarkan terlebih dahulu selama 15 menit. Chiffon Cake Tekstur yang dimiliki chiffon cake memang paling lembut dibanding kedua jenis kue yang sudah disebutkan di atas. Proses membuat chiffon cake hal perlu diperhatikan adalah harus mengocok putih telur dan gula hingga benar-benar mengembang. Kemudian ditambahkan dengan bahan kue tepung terigu. Dengan metode tersebut membuat chiffon cake menjadi lebih lembut dan empuk. Khusus untuk chiffon cake, alat yang dipakai harus benar-benar bebas dari minyak. Pasalnya minyak tersebut akan membuat kue menjadi gampang menyusut saat matang. Setelah  paham  mengenai perbedaannya, Anda bisa membuat butter cake dengan resep berikut ini. Resep Membuat Butter Cake Tanpa Gagal Proses pembuatan butter cake memang sangat mudah dan tidak ribet. Bagi yang masih awam, ikuti resep berikut supaya paham : 250 gram tepung terigu yang rendah protein 250 gram mentega ataupun  butter 5 butir telur 100 ml susu UHT 1 sdt Vanili 150 gram gula halus ½  baking powder  halus Cara Membuat Terlebih dahulu siapkan wadah  mixer  yang akan digunakan. Kemudian tambahkan mentega dan gula halus. Aduk hingga tercampur dengan baik atau sampai warna adonan berubah jadi pucat. Masukkan telur satu-satu sambil adonan gula dan mentega diaduk. Setelah tercampur dengan baik antara mentega, gula dan telur, tambahkan tepung terigu bertahap sambil di  mixer  dengan kecepatan sedang. Tambahkan tepung sampai habis dan tercampur rata dengan bahan yang digunakan. Tambahkan susu UHT dan vanili, aduk lagi hingga seluruh bahan tercampur rata. Matikan  mixer  apabila adonan telah tercampur dengan bahan-bahan yang sebelumnya telah disebutkan. Aduk kembali dengan spatula, untuk memastikan semua bahan tercampur dengan baik. Tambahkan adonan ke dalam loyang yang telah dialasi dengan  baking paper . Ratakan menggunakan spatula dan hentakkan agar gelembung udara menjadi kempes. Panaskan oven sekitar 10 menit. Panggang adonan menggunakan suhu 160 derajat celcius kurang lebih 50 menit atau sampai adonan matang. Setelah matang, keluarkan dari loyang dan lepas bagian  baking paper -nya. Butter cake yang lembut sudah siap untuk disajikan . Cara membuat butter cake anti gagal memang sudah selesai. Anda bisa menerapkan di rumah sesuai kebutuhan masing-masing. Gunakan bahan berkualitas tinggi hanya di  Global Ingredient Solusi .

Jumat, 08 Juli 2022 - 01:48

Dalam memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat India lebih banyak mengkonsumsi nasi dan juga roti. Karena menjadi salah satu makanan pokok, roti India jenisnya sangat beragam dan kabarnya bisa mencapai 30 macam. Meskipun  jenisnya sangat banyak, namun roti India memiliki bentuk yang hampir mirip satu sama lain. Selain itu, rasanya juga khas dan berbeda dengan roti dari negara lain seperti Eropa ataupun negara lainnya. Selain dimakan secara langsung, roti India juga bisa dikonsumsi dengan  yogurt , ayam, atau makanan tambahan lainnya. Rasanya yang khas membuat roti dari India cukup populer dan banyak diburu oleh para kuliner. Macam-Macam Roti India Dengan Rasa Terbaik Sebagai makan pokok, India dibuat dari berbagai bahan terbaik agar rasanya lebih nikmat. Bagi Anda yang penasaran, berikut beberapa jenis roti yang berasal dari India. 1.    Chapati Chapati adalah jenis roti India yang dibuat dari  tepung gandum, tepung serbaguna, utuh, air panas, garam, minyak zaitun,bawang putih. Setelah adonan tersebut dicampur, Anda bisa meletakkannya di wajan. Untuk hasil terbaik dan lebih lunak proses memasak ini harus dengan durasi yang lama. Setelah matang, kue tersebut dapat Anda campur dengan susu, yogurt dan juga mentega.  Baca juga :  Jenis Pastry Paling Populer di Indonesia 2.    Dosa Untuk jenis roti selanjutnya bernama dosa dan makanan ini memiliki bentuk tipis dan rasanya yang renyah. Umumnya jenis roti tersebut dibuat untuk sarapan atau camilan setelah makan. Roti yang berasal dari  India  Selatan tersebut dibuat dari beras, kacang, garam. Dari ketiga bahan tersebut ditumbuk lalu diolesi dengan tomat dan kelapa merah pada setiap bagiannya.  3.    Naan Jenis roti India ini dikenal memiliki tekstur yang empuk dan rasanya juga sangat gurih dan renyah. Roti tersebut akan terasa nyaman jika dipadukan dengan ayam tandoori, kare ayam dan sayur-sayuran.  Untuk membuat roti tersebut bahan-bahannya berupa bawang putih cincang, gula pasir, ragi,tepung terigu serbaguna,, susu dan garam. Dari sekian banyak bahan ini diaduk hingga rata dan diletakkan di oven  Saat berada di oven, Anda bisa mengatur suhu ke 482 derajat agar hasilnya maksimal. Setelah matang, Anda bisa mencampurkannya dengan wijen atau mentega dengan cara ditaburi. 4.    Appam Roti India jenis Appam sekilas hampir sama dengan kue serabi yang biasanya dijual di pasar tradisional. Roti tersebut berada dari India bagian selatan dan sering digunakan untuk sarapan atau makan malam.  Kebiasaan orang India, Appam sering dikonsumsi dengan kare ayam atau semur. Jika Anda tertarik, roti tersebut dibuat dengan tiga bahan saja yaitu tepung berat, ragi dan santan. Untuk rasanya terasa ringan dan gurih apalagi jika ditambah dengan santan kelapa. Rasanya sangat nikmat, manis dan bagian tengahnya dibuat lebih lembut seperti spons. Baca juga :  Kue Basah Jajanan Pasar yang Masih Diminati  5.    Pav Roti Pav jika di Indonesia bentuknya sangat mirip dengan roti sobek. Jenis roti tersebut umumnya dikonsumsi dan makanan lain ketika sarapan dan makan siang. Untuk rasa yang lebih nikmat, Anda bisa mencampur dengan mentega dan rebusan sayuran pedas. Untuk bahan utama dalam membuat roti ini adalah tepung gandung, terigu, ragi dan gula secukupnya. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk membuatnya di rumah? Tenang saja jika soal bahan bisa ditemukan di Global Solusi Ingredia. Di GSI, Anda bisa menemukan beberapa jenis bahan untuk membuat roti India dengan kualitas terbaik. Semua produk GSI telah memenuhi standar parameter kualitas yang sangat ketat. Sehingga, telah dipercaya di dunia internasional untuk memenuhi kebutuhan bahan pangannya. Di Indonesia sendiri, produk GSI sudah mendapatkan izin edar BPOM dan sertifikat halal. Jadi, tidak ada yang perlu dirisaukan jika Anda ingin beralih ke Global Solusi Ingredia.

Jumat, 08 Juli 2022 - 01:46

Kue kacang adalah solusi jika memang Anda menginginkan camilan yang bisa memberikan kenikmatan untuk lidah. Rasa gurih pada kue kacang sendiri berasal dari bahan utama yang digunakan. Sesuai dengan namanya, kue kacang terbuat dari kacang tanah yang ditumbuk halus. Kemudian dicampurkan dengan berbagai macam bahan lainnya. Jika Anda ingin membuatnya sendiri di rumah, maka bisa ikuti resepnya berikut ini! Bahan dan Cara Pembuatan  Kue Kacang Gurih dan Enak Bahan-Bahan yang Dibutuhkan: Untuk membuat kreasi kue kacang yang nikmat Anda harus mempersiapkan bahan-bahan seperti: ●   3 butir kuning telur (digunakan sebagai olesan) ●   250 ml minyak goreng ●   ½ sendok teh garam halus ●   500 gram tepung rendah gluten ●   250 gram gula bubuk ●   500 gram kacang tanah yang sudah disangrai Setelah mempersiapkan semua bahan yang dibutuhkan, Anda bisa langsung lanjut ke langkah-langkah pembuatan dalam  resep kue kacang . Cara Pembuatan: Dalam resep kue kacang dilakukan beberapa langkah untuk menciptakan camilan yang sempurna. Pastikan Anda tidak melewati satupun langkah yang akan dijelaskan di bawah ini. ●   Kupas kacang tanah dan bersihkan kulit arinya. ●   Sangrai kacang tanah tersebut sampai aromanya harum dan matang. Setelah itu silahkan angkat kacang tanah tersebut. ●   Siapkan mangkuk, kemudian masukkan kacang sangrai tadi ke dalamnya. Tambahkan minyak sayur. Tunggu sampai minyak dan kacang tersebut menyatu. Biasanya ditandai dengan lembutnya tekstur dari kacang. ●   Angkat kacang dan pindahkan ke dalam wadah lain. ●   Tambahkan bahan-bahan seperti gula, tepung terigu, dan juga garam. Aduk semua bahan sampai kalis dan menyatu. ●   Letakkan adonan yang kalis tadi ke atas permukaan datar. Bisa menggunakan loyang ataupun peralatan lainnya. Lapisi dengan plastik agar adonan tidak menempel ke wadah yang digunakan. ●   Gilas adonan tersebut sampai 0,5 cm. cetak adonan dengan cetakan kue dengan bentuk yang disesuaikan selera. Disini tugas Anda mengasah kreativitas sebaik mungkin agar tampilan kue kacang bisa terlihat semakin menarik dan menggugah selera. ●   Susun kue yang sudah dicetak tadi ke dalam loyang datar. ●   Panggang di dalam oven dengan suhu 150 derajat celcius. Tunggu sampai 10 menit lamanya agar kue mencapai tekstur yang pas dan nikmat. ●   Jika sudah mencapai 10 menit, silahkan keluarkan loyang dari dalam oven . Olesi kue kacang tadi dengan kuning telur di bagian permukaannya. ●   Masukkan kembali kue ke dalam oven selama 10 menit lamanya. ●   Angkat kue dari dalam oven dan dinginkan. Tunggu sampai kue benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah yang kedap udara. ●       Tambahkan topping seperti coklat jika ingin mendapatkan sensasi rasa yang berbeda ketika kue hendak dikonsumsi. Resep kue kacang dapat Anda praktikkan secara langsung. Agar hasilnya maksimal, maka hanya gunakan bahan yang berkualitas seperti produk dari Global Solusi Ingredia. Kenapa harus GSI? Sebab, produsen bahan makanan ini menyediakan kebutuhan bahan-bahan kue seperti minyak, pemanis, pewarna, hingga emulsifier. Produk GSI  sudah mengantongi izin edar BPOM RI. Pun, sudah bersertifikat halal, sehingga aman untuk digunakan. Selain itu, GSI juga sudah lama menjadi pemasok bahan pangan di Malaysia, Indonesia, dan negara lainnya. Jadi, tidak perlu ragu lagi dengan kualitasnya.

Jumat, 08 Juli 2022 - 01:37

Roti memang bukan makanan pokok di Indonesia, tetapi peminatnya sangat banyak. Roti justru dijadikan sebagai pengganjal lapar atau camilan di sela-sela jam makan. Tak heran jika kini banyak sekali produk roti baik yang homemade maupun buatan pabrik. Tak ada salahnya juga Anda ikut berkecimpung dalam bisnis ini. Anda tinggal mengikuti ide roti kekinian yang sedang hits untuk menarik pelanggan. Lalu, apa saja jenis roti kekinian yang peminatnya cukup tinggi? Yuk, cari tahu di bawah ini! 1.     Thai Bread Jajanan asal Thailand cukup digemari masyarakat Indonesia. Jika pernah ada makanan Bernama King Mango yang terkenal, saat ini,  booming  juga Thai Bread yang merupakan roti bun dengan berbagai isi. Bentuk dari Thai Bread adalah kotak. Saat dibuka, roti kekinian ini akan melelehkan isi yang lezat dan menggiurkan. Isiannya berupa selai atau fla yang melimpah. Bahkan, akan membasahi permukaan roti bantal dengan tekstur yang empuk. Beberapa jenis selai yang tersedia mulai dari Nutella, matcha, selai kacang,  cream cheese , dan juga Oreo. Baca juga :  Rekomendasi Bolu untuk Snack Box yang menarik 2.     Roti John Roti kekinian yang kedua adalah Roti John. Roti ini sangat viral di media sosial. Menurut beberapa sumber, Roti John berasal dari Malaysia dan Singapura. Bentuk roti ini serupa dengan  sandwich  dengan komposisi setangkup roti  baguette . Isiannya sendiri terdiri atas daging cincang, telur dadar, mayonnaise, dan saus tomat. Bahan pelengkap yang membuat Roti John semakin lezat adalah keju, cacahan daun selada, dan selai manis. 3.     Roti Nogat Selanjutnya, ada Roti Nogat yang dari bentuk dan cara pembuatannya serupa dengan roti bakar. Perbedaannya hanya dari ukuran Roti Nogat yang lebih besar alias jumbo. Isiannya pun melimpah sehingga banyak diburu oleh pecinta hidangan yang manis. Ciri khas dari Roti Nogat yakni pada krim yang lembut rasa moka pada semua sisi roti. Jenis rotinya sendiri adalah roti gandum.  Topping  yang kerap digunakan adalah meses dan kacang sangrai. Pastinya perpaduan bahan-bahan tersebut membuat siapa saja merasa tergoda untuk mencobanya. 4.     Roti Bakar Pelangi Sesuai dengan namanya, Roti Bakar Pelangi merupakan roti bakar dengan isian berupa keju  mozzarella  yang diberi beragam pewarna makanan. Sehingga, menjadi serupa pelangi yang penuh warna. Ketika dipanggang, keju di dalamnya akan meleleh sehingga tampilannya semakin menggoda. Roti Bakar Pelangi ini telah viral sebelum adanya Roti John. Yang paling menarik dari roti kekinian ini adalah saat roti dibelah, maka seakan pelangi ada di dalamnya. Baca juga :  Ide Bolu untuk Jualan yang Dijamin Laris 5.     Ice Cream Puff   Jepang Roti kekinian yang terakhir berasal dari Jepang. Inilah Ice Cream Puff yang bisa dengan mudah ditemukan di kafe-kafe. Nah, sajian ini adalah setangkup roti dengan es krim di bagian tengahnya. Tidak main-main, isian es krimnya sangat banyak sehingga tampak hampir tidak muat diapit oleh roti tersebut. Perpaduan antara roti yang renyah dengan es krim dingin nan manis, tentu membuat banyak orang ketagihan. Apalagi dengan es krim di dalamnya yang tidak terkesan pelit. Demikian ide roti kekinian yang siap untuk Anda eksekusi sebagai ide jualan terbaru. Kira-kira mana yang akan disukai oleh target pasar Anda? Nah, untuk membuat hidangan yang Anda jual semakin lezat dan berkualitas tinggi, tentu Anda juga harus menggunakan bahan-bahan berkualitas. Seperti yang disediakan oleh Global Solusi Ingredia. Terdapat berbagai bahan pangan berstandar internasional seperti cokelat, minyak, pemanis, perisa, dan masih banyak lagi. Untuk mengecek produk secara lebih lengkap, sila cek website-nya di globalsolusiingredia.com

Contact Us

Contact Us