Saat ini kebutuhan akan bahan pangan sangatlah tinggi, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bahan pangan yang diimpor dari luar negeri. Akan tetapi permasalahan kian meningkat dengan banyaknya bahan pangan yang masuk sehingga ada keresahan di masyarakat akan jaminan kualitas dan kehalalannya. Seharusnya permasalahan ini dapat diatasi, salah satunya yaitu dengan memberikan jaminan kualitas dan halal di sektor industri bahan pangan. Namun untuk mengetahui apakah suatu produk tersebut terjamin kualitas dan kehalalannya, diperlukan pengecekan terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Mari kita simak di penjelasan berikut! Cara Mengecek Makanan BPOM Industri bahan pangan erat kaitannya dengan mutu produk, dengan lulusnya uji standar dan persyaratan keamanan maka produk tersebut sudah terjamin kualitasnya. Baca juga: Simak Tips Cake Anti Gagal Berikut Ini! Dan salah satu cara untuk mengetahui kualitas suatu produk yaitu dengan lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lalu bagaimana cara mengetahui apakah suatu produk makanan terjamin kualitas dan melalui BPOM? Berikut cara mengecek makanan BPOM dan halal: 1. Melalui Situs Resmi Pertama, kunjungi situs https://cekbpom.pom.go.id/ Kedua, masukan nomor registrasi yang terdapat pada kemasan makanan pada kolom pencarian dengan urutan “Cari Berdasarkan” kemudian “Nomor Registrasi” lalu “Kata Kunci” Ketiga, setelah memasukkan nomor registrasi, klik “Cari” Terakhir, tunggu sebentar dan Anda akan diperlihatkan tampilan informasi terkait produk makanan tersebut. 2. Melalui Aplikasi Cek BPOM Pertama, silahkan Anda unduh aplikasi Cek BPOM di ponsel Kedua, kemudian buka aplikasi tersebut dan masuk ke halaman utama Ketiga, klik “Nomor Registrasi” selanjutnya masukkan nomor registrasi yang tertera pada kemasan makanan Terakhir, Anda akan diperlihatkan tampilan informasi mengenai produk makanan tersebut. Cara Mengecek Industri Bahan Pangan yang Mengantongi Sertifikat Halal Selain BPOM, Anda juga bisa langsung mengecek kehalalan suatu produk melalui situs MUI. Lalu, bagaimana caranya? Simak langkah-langkah berikut ini: Akses browser di ponsel, lalu kunjungi halalmui.org Selanjutnya, di kolom pertama, langsung pilih nama produk atau bisa juga langsung nama produsen dan nomor sertifikat Kemudian, masukkan data tersebut Klik tombol “cari” Data produk yang Anda ingin ketahui segera tampil pada layar Demikian cara mengecek makanan BPOM dan halal, Anda dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi maupun aplikasi. Setelah mengetahui kualitas atau mutu produk makanan dan kehalalannya, Anda tidak perlu khawatir lagi. Banyak industri bahan pangan melakukan pendaftaran BPOM supaya dapat memberikan informasi bahwa produk yang mereka produksi merupakan produk yang berkualitas dan halal. Dan salah satu industri bahan pangan yang selalu mendaftarkan setiap produk makanannya yaitu Global Solusi Ingredia (GSI). Apa itu GSI? GSI merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan pangan dan juga industri non bahan pangan. Produk-produk industri bahan pangan yang diproduksi oleh GSI yaitu berupa bahan-bahan untuk membuat makanan. Produk-produk bahan makanan tersebut diantaranya, emulsifier atau zat pengemulsi makanan, coklat, pewarna makanan, perasa makanan, vitamin, enzim, minyak dan lemak, minyak esensial, pemanis, dan lain-lain. Semua produk bahan pembuat makanan ini berasal dari bahan alami dan aman untuk dikonsumsi. Baca juga: Macam-Macam Base Cake Ultah GSI telah mendaftarkan setiap produknya melalui BPOM, ini berarti bahwa setiap produk GSI telah dapat dipakai sebagai bahan pembuat makanan. Selain terjamin kualitasnya, produk GSI juga telah mendapatkan sertifikat halal sehingga tidak perlu ragu lagi untuk memakainya. Maka dari itu, silahkan Anda gunakan produk GSI ini sebagai bahan pembuat makanan baik untuk konsumsi pribadi dan keluarga maupun untuk bisnis kuliner. Jika Anda penasaran dengan produk dan juga cara pemesanan, berikut link yang bisa Anda klik untuk memperoleh informasi lebih lanjut: https://globalsolusiingredia.com/product/ Demikian penjelasan mengenai cara mengecek makanan BPOM dan halal pada sektor industri bahan pangan. Semoga bermanfaat.
Antimikroba pada makanan merupakan upaya menghambat kerusakan makanan yang disebabkan karena mikroba memproduksi racun. Metode pengawetan makanan yang ada juga banyak sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Misalnya ada cara mengawetkan makanan dari bahan alami sampai mengandalkan bahan kimia. Aktivitas pengawetan makanan pakai bahan alami cukup lekat di tengah kehidupan sehari-hari. Misalnya membuat asinan, membuat acar, penggaraman pada ikan dan sebagainya. Tak hanya itu, masih banyak upaya antimikroba pada makanan yang bisa diterapkan. Jadi gunakan yang paling sesuai dengan keinginan masing-masing. Sebagai referensi, berikut metode pengawetan makanan yang dapat diterapkan : Bawang putih untuk mengawetkan makanan Bawang putih menjadi bumbu dapur yang punya segudang manfaat. Misalnya untuk mengobati cacingan, mengatasi sakit tenggorokan, ambeien hingga sakit gigi. Bawang putih juga kerap digunakan untuk mengawetkan makanan. Baca juga: Tips Mudah Memilih Gula Untuk Diabetes Kandungan allicin bawang putih punya manfaat untuk mematikan gram positif dan gram negatif. Bawang putih punya sifat antimikroba E.coli, shigella sonnei staphylococcus serta aerogenes . Selain itu, bawang putih juga bermanfaat mengurangi jumlah bakteri aerob, coliform serta mikroorganisme sehingga makanan menjadi lebih awet. Andaliman, pengawet makanan dari Sumatera Utara Mungkin banyak yang mendengar andaliman untuk antimikroba pada makanan. Rempah ini memang banyak digunakan untuk bumbu di Sumatera Utara. Andaliman menjadi rahasia makanan yang mampu bertahan sampai tahan berhari-hari. Bentuk pengawet makanan ini bulat kecil layaknya merica tapi berwarna hijau. Andaliman sering digunakan untuk bahan memperkaya rasa karena senyawa antioksidan di alamnya. Dimana antioksidan tersebut mampu menjaga hidangan dari reaksi oksidasi yang membuat makanan jadi tengik. Andaliman juga punya senyawa antimikroba serta antioksidan yang cocok untuk pengawet alami makanan. Rimpang Temulawak Antimikroba pada makanan lain yang dapat digunakan untuk mengawetkan makanan adalah rimpang temulawak. Pastinya sudah banyak yang tahu mengenai bahan makanan ini. Rimpang adalah bagian batang temulawak yang terletak di bagian dalam tanah. Bagian tersebut sering digunakan untuk sumber antioksidan serta antimikroba. Pasalnya mengandung minyak atsiri xanthorrhizol dan juga kurkuminoid yang sangat kuat. Bagi yang belum tahu, fraksi kurkuminoid merupakan jenis komponen yang memberi warna kuning di dalam bagian rimpang temulawak. Komponen inilah yang memiliki aktivitas antioksidan. Sehingga sangat bagus untuk mencegah dan juga menetralkan radikal bebas tubuh manusia. Bunga Lawang Siapa sih yang tidak kenal dengan bunga lawang? Ini adalah salah satu rempah dengan bentuk khas dan juga sangat cantik. Rempah dapur ini juga lebih dikenal sebutan bunga lawang. Bentuk rempah ini menyerupai bintang yang mempunyai tujuh sampai delapan sisi berwarna coklat. Bunga lawang mempunyai kandungan senyawa anetol yang punya sifat antimikroba untuk digunakan sebagai pengawet alami. Aktivitas antimikroba di dalam senyawa ini juga diidentifikasi untuk menghambat bakteri, khamir dan kapang. Menurut penelitian, 5 mikro/ml ekstrak bunga lawang bisa menghambat bakteri Bacillus subtilis hingga Penicillium chrysogenum untuk berkembang. Baca juga: Deretan Ide Minuman Untuk Jualan Terbaik Beserta Resep Antimikroba pada makanan memang penting supaya makanan tidak cepat membusuk atau basi. Agaknya menggunakan antimikroba alami cukup menyulitkan bagi Anda yang bergerak untuk produksi makanan dalam skala yang besar. Untuk itu, Anda bisa menggunakan produk-produk antimikroba alias pengawet dari Global Solusi Ingredia. Perusahaan ini sudah sejak lama melayani produk pangan maupun produk tambahan pangan untuk produksi massal. Silakan pilih antimikroba terbaik yang sesuai untuk produk makanan Anda. Karena semua produk yang tersedia sudah mendapatkan BPOM RI dan sertifikat halal. Jadi, sudah pasti aman asal Anda menggunakannya dengan takaran yang pas. Segera hubungi kami dan dapatkan produk berkualitas internasional untuk Anda.
Banyak orang yang menganggap bahwa salad pasti sehat tanpa perlu tahu dressing yang dituangkan di sayuran atau buah-buahannya. Padahal, dressing salad di pasaran sangat tinggi natrium dan kalori. Padahal yang dibutuhkan tubuh adalah jenis dressing salad rendah kalori. Selain bagus untuk tubuh juga membuat kondisi tubuh bebas dari penyakit. Untuk lebih amannya, silahkan buat dressing salad sendiri di rumah. Bahan yang dibutuhkan tidak ribet dan pastinya bisa dibuat di rumah dengan mudah meskipun Anda seorang pemula. Bahan Membuat Dressing Salad Yang Sehat Pada umumnya, dressing salad yang paling sering digunakan adalah berbahan dasar minyak (vinaigrettes) serta berbahan dasar krim. Dari keduanya, lantas mana yang paling sehat? Dressing minyak Minyak canola menjadi salad dressing yang paling menyehatkan. Dimana dressing ini terbuat dari minyak zaitun, minyak canola hingga cuka apel. Dressing ini dinilai lebih sehat karena kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya. Baca juga: Inilah Pilihan Sumber Lemak Tambahan MPASI Terbaik Dressing krim Dressing salad krim biasanya dibuat dari mayonaise, yogurt, thousand island, buttermilk dan krim asam. Jenis dressing ini dinilai buruk untuk kesehatan karena mengandung lemak jenuh. Resep Pilihan Dressing Salad Rendah Kalori Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, dressing salad yang dijual di pasaran cenderung kurang bagus untuk kesehatan. Pasalnya mengandung lemak jenuh yang berbahaya bagi tubuh. Sebagai gantinya, Anda bisa membuat dressing salad sendiri di rumah. Berikut kami berikan resepnya : Honey Mustard Madu yang tersimpan di dalam honey mustard membuat salad dressing menjadi sehat. Dressing salad ini punya rasa creamy dan manis yang khas. Rasa manisnya juga cocok dipadukan dengan salad gurih atau sayuran segar. Untuk membuat dressing salad, silahkan ikuti resep berikut : Bahan yang dibutuhkan : ● 83 gram mustard ● 59 ml cuka apel ● 102 gr madu ● 78 ml minyak zaitun ● garam dan merica secukupnya Campurkan bahan di atas dan aduk hingga rata. Dengan campuran bahan di atas, Anda mendapat manfaat kesehatan dari bahan tersebut. Ginger turmeric Sesuai namanya, dressing salad rendah kalori ini berbahan jahe dan kunyit yang amat khas. Cocok bagi Anda yang suka dressing berbahan rempah khas Indonesia. Dressing ini punya warna cantik dengan cita rasa yang amat kuat. Bisa dibilang, dressing ini cocok untuk Anda yang bosan dengan rasa salad yang begitu-begitu saja. Selain rendah kalori, dressing salad ini punya kandungan tinggi antioksidan yang membuatmu bisa bebas dari penyakit. Bagaimana cara membuatnya? Tenang saja,. ikuti resep berikut. Bahan-bahan yang diperlukan : ● 60 ml minyak zaitun ● 2 sendok makan cuka apel ● 1 sendok teh kunyit bubuk ● ½ sendok teh jahe bubuk ● 1 sendok teh madu (sesuai selera) Campurkan semua bahan yang sudah disebutkan di atas di satu wadah. Campur semua bahan dan cicipi untuk mendapat rasa terbaik. Dressing salad ini cocok untuk salad sayur dan buah-buahan. Agar rasa pahit dari dua bahan utama tidak terlalu pekat, tambahkan madu secukupnya. Seperti yang kita tahu, jahe punya kandungan yang membantu mengurangi mual, meredakan nyeri pada otot hingga menurunkan kadar gula dalam darah. Baca juga: Mengenal Oleoresin Paprika yang Bikin Aroma Semakin Menggiurkan Berbeda dengan kunyit, bahan ini punya kandungan tinggi kurkumin yang sifatnya anti inflamasi (anti peradangan) serta antioksidan. Jadi, cocok untuk menambah imun tubuh supaya lebih kebal dari serangan penyakit. Dressing salad rendah kalori memang bagus untuk tubuh, khususnya bagi yang sedang diet sehat. Proses pembuatannya juga cukup mudah. Sebab, bahan-bahannya mudah ditemukan. Salah satu supplier bahan pangan termasuk bahan untuk membuat dressing salad adalah Global Solusi Ingredia. Untuk semua produknya sudah memiliki sertifikat halal dan BPOM RI. Jadi, dijamin aman dikonsumsi.
Pangan fungsional merupakan istilah yang tidak asing dalam industri bahan pangan. Hal ini dikarenakan sangat banyaknya industri pangan yang telah mengembangkannya. Bahkan, pengembangan pangan fungsional turut didukung oleh pemerintah dengan mensosialisasikannya sampai ke daerah, namun seperti apa pangan fungsional itu? Berikut ini pembahasan lebih jelasnya. Pengertian Pangan Fungsional Pangan fungsional merupakan makanan bergizi yang mempunyai dampak positif bagi kesehatan tubuh. Hali ini terjadi karena komponen dalam pangan fungsional memiliki aktivitas fisiologis yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat, membuat banyak industri bahan pangan memanfaatkan peluang untuk mengembangkan pangan fungsional. Awalnya, istilah ini muncul dari negeri Sakura dengan nama Food for Specified of Health Use (FOSHU) di tahun 1980. Jenis Pangan Fungsional Berdasarkan jenisnya, pangan fungsional ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu sumber makanan, cara pengolahan dan kandungan gizi. Pangan fungsional berdasarkan sumber makanan memiliki dua golongan yaitu nabati dan hewani. Baca juga: Perbedaan Industri Minyak Goreng dengan Minyak Kelapa Sementara, aspek cara pengolahan terbagi menjadi tiga yaitu pangan fungsional alami, tradisional dan modern. Adapun, contoh kandungan gizi seperti macam-macam vitamin, mineral dan serat pangan. Kriteria Pangan Fungsional Sensory menjadi kriteria pertama dari pangan fungsional warna akan penampilannya yang menarik, serta bercita rasa lezat. Kedua, nutritional yaitu pangan fungsional yang memiliki nilai gizi tinggi. Kemudian physiological yaitu salah satu kriteria pangan fungsional yang memiliki pengaruh fisiologis dengan berbagai kandungan yang baik untuk tubuh. Intinya, pangan fungsional merupakan makanan yang bisa menjadi bagian dari makanan sehari-hari dan memiliki fungsi tertentu. Dengan demikian, pangan ini tidak berupa kapsul, tablet maupun powder. Fungsi Pangan Fungsional Pangan fungsional memiliki beberapa fungsi fisiologis seperti mencegah datangnya penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh serta menghambat proses penuaan. Di samping itu, fungsi lainnya yang dimiliki yakni mampu untuk me- recovery atau menyehatkan kembali dan regulasi keadaan ritme fisik tubuh. Contoh Pangan Fungsional Pangan fungsional terdiri dari alami, tradisional dan modern. Contoh pangan fungsional alami adalah buah dan sayuran segar yang bisa dikonsumsi langsung. Sementara yang tradisional seperti yoghurt , tempe, teh, susu, beras merah dan dadih. Pangan fungsional modern seperti biskuit berserat pangan, mi instan yang diperkaya vitamin dan mineral, minuman isotonik dengan keseimbangan mineral. Syarat Pangan Fungsional di Jepang Kriteria pangan fungsional di Jepang yang pertama, terdapat bukti empiris lewat penelitian yang mengungkapkan makanan terkait berpengaruh bagi kesehatan. Kedua, makanan bisa meningkatkan fungsi diet dan fungsi kesehatan. Pangan terkait telah memperoleh persetujuan dari ahli gizi maupun kesehatan, selain itu, kandungan dalam pangan harus seimbang dan aman. Komposisi pangan dipaparkan karakteristiknya baik fisik atau sifat kimia, secara kualitatif maupun kuantitatif. Komposisi pangan fungsional tidak boleh menjadikan nilai gizi pangan terkait menurun. Selain itu, pangan fungsional harus dikonsumsi secara normal, dan fisiknya bukan berupa tablet, kapsul dan serbuk. Terakhir, komposisi yang terkandung dalam pangan fungsional harus dari komponen alami. Baca juga: Daftar Bahan Makanan MPASI Bayi Terbaik Pihak yang Mengonsumsi Pangan Fungsional Sebenarnya, pangan fungsional tidak hanya dikonsumsi kalangan tertentu, tetapi dapat pula dikonsumsi berbagai golongan secara luas. Apalagi, saat ini industri bahan pangan telah menciptakan berbagai produk dari pangan fungsional. Dengan demikian pangan fungsional memiliki khasiat yang sangat bermanfaat bagi tubuh, tidak heran jika banyak industri bahan pangan yang mengembangkannya. Untuk menciptakan produk pangan fungsional yang berkualitas baik, Anda bisa mendapatkan bahan pangan fungsional tersebut PT Global Solusi Ingredia. Tersedia berbagai macam bahan pangan fungsional yang berkualitas baik dan mengantongi izin BPOM RI serta sertifikat halal dari MUI.
Manfaat whipped cream yang paling utama adalah untuk menghias dessert. Sayangnya, banyak orang yang justru menghindari bahan ini karena dianggap bisa bikin gemuk karena kandungan lemak di dalamnya. Padahal nyatanya hal tersebut salah kaprah dan tidak benar. Whipped cream merupakan bahan yang mengandung sedikit lemak sehingga tidak membuat pengonsumsinya menjadi gemuk. Manfaat Whipped Cream Yang Harus Anda Tahu Selain untuk menghiasi dessert, nyatanya masih banyak manfaat yang Anda dapat dari bahan tambahan untuk kue ini. Terutama untuk kesehatan tubuh. Ingin tahu manfaatnya apa saja? Berikut kami rangkumkan beberapa manfaat mengonsumsi whipped cream bagi kesehatan tubuh : Menambah energi Manfaat whipped cream selain untuk menghiasi dessert adalah sebagai tambahan untuk menambah energi yang sangat baik. Hal tersebut karena kandungan kalori yang dimiliki bahan ini. Baca juga: Non Dairy Krimer, Campuran Minuman Hangat yang Nikmat Bayangkan saja, whipped cream memiliki kandungan kalori yang mencapai 455 kkal. Bagi yang kehilangan energi karena beraktivitas, Anda bisa menambah whipped cream di salad buah yang sedang dimakan saat itu. Solusi berat badan Bagi yang sedang masa diet untuk menurunkan berat badan, mulai sekarang nggak perlu menghindari bahan whipped cream lagi. Pasalnya bahan ini memang nggak membuat berat badan jadi naik. Lemak yang tersimpan di dalam whipped cream memang tidak sebanyak bahan heavy cream. Jadi tergolong sangat aman dikonsumsi ketika sedang diet. Tapi tetap saja perlu mengontrol konsumsi bahan ini terlebih dahulu. Membantu menjaga kesehatan tulang Hampir semua produk susu selalu memiliki kalsium yang tinggi. Bahan tersebut sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Whipped cream termasuk produk yang memiliki kandungan susu tinggi. Sehingga manfaat whipped cream selanjutnya pasti berhubungan dengan kesehatan tulang pengonsumsinya. Selain tinggi kalsium, whipped cream juga punya kandungan vitamin K yang mampu mengurangi masalah pada tulang. Diantaranya fraktur tulang hingga osteoporosis. Kombinasi mineral dan vitamin di dalam whipped cream juga bagus untuk kesehatan gusi dan gigi. Mengurangi stres Semua orang pasti sering merasa stress berat karena suatu hal, entah pekerjaan atau rumah tangga. Mereka pasti punya cara berbeda untuk menghilangkan rasa stress dalam dirinya tersebut. Tak jarang banyak yang menghilangkan stress dengan makan dessert yang bagian atasnya ada whipped cream. Akhirnya, stress mulai reda di setiap gigitan dessert. Hal tersebut memang benar adanya. Pasalnya manfaat whipped cream memang bisa untuk menghilangkan stress. Bahan ini memiliki kandungan asam pantotenat yang dapat memproduksi hormon tertentu. Di mana hormon tersebut membuatmu menjadi lebih rileks. Meskipun bisa membuat seseorang lebih tenang dan tidak gampang stress, tetap saja jangan terlalu banyak dikonsumsi karena tidak baik. Menjadi super makanan untuk otak Setiap organ pada manusia membutuhkan makanan, termasuk otak. Menjadi pusatnya aktivitas tubuh, otak manusia membutuhkan makanan sehat agar kinerjanya jadi optimal. Anda bisa memberikan beberapa makanan penting untuk otak, termasuk memanfaatkan manfaat whipped cream. Diantara kandungan penting bagi otak seperti folat, vitamin B2 hingga fosfor. Folat adalah senyawa yang baik untuk kesehatan otak. Begitu juga dengan vitamin B2 dan juga fosfor yang merupakan kombinasi sempurna untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan saraf. Baca juga: Berikut Pewarna Biru Alami Yang Paling Sering Digunakan Semua zat yang dibutuhkan otak tersebut bisa didapatkan di whipped cream. Jika mengkonsumsi bahan ini secara rutin, bisa dipastikan kesehatan otak menjadi terjaga dan akhirnya dapat bekerja dengan baik. Manfaat whipped cream memang lumayan kompleks karena bukan untuk sekedar penghias dessert saja. Bagi Anda yang membutuhkan whipped cream bisa mendapatkan produknya di Global Solusi Ingredia dengan harga terjangkau. Tak hanya itu saja, produk GSI telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Pun, sudah lolos BPOM RI, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi.
Agar makanan yang dikonsumsi terlihat lebih menarik, pewarna biru alami pada kue kerap digunakan. Biasanya warna biru ini sering digunakan untuk pancake , cake , atau juga frosting . Di sekitar kita, ternyata ada beberapa makanan alami yang memberi warna biru alami. Tentunya selain mengandalkan warna buatan yang lumayan beresiko. Umumnya pewarna alami ini punya kandungan polifenol yang banyak dijumpai di sayur atau buah-buahan. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan yang dikutip dari jurnal “Natural Food Colouring: A Healthier Alternative to Artificial Food Colouring” (2013) yang ditulis oleh M. Y. Kamatar. Banyak sekali pewarna biru alami yang bisa digunakan. Bagi yang penasaran, berikut beberapa pewarna asli yang dapat digunakan untuk membuat makanan menjadi biru : Bunga telang Berdasarkan laman instructables.com, banyak makanan tradisional dari Asia Timur yang menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami untuk membuat menu makanan tertentu. Butterfly pea flower atau yang dikenal dengan nama bunga telang tersebut merupakan pewarna alami yang biasanya dikeringkan untuk minuman teh. Baca juga: Ini Dia 3 Parameter Kualitas Cokelat Terbaik Banyak sekali makanan yang menggunakan bahan pewarna alami biru ini. Misalnya pulut tai tai dari Malaysia yang terbuat dari ketan campur santan dan daun pandan yang kemudian diberi tambahan warna biru bunga telang. Selain itu ada juga chord ladda yang merupakan pangsit basah khas Thailand yang memiliki bentuk bunga. Di mana makanan ini juga membutuhkan warna biru alami yang diambil dari bunga telang. Di Indonesia, bunga telang sering dikeringkan yang selanjutnya diseduh. Dari seduhan tersebut, jadilah teh bunga telang yang sangat harum dan punya kandungan bagus untuk tubuh. Kubis merah Kubis memang identik dengan warna putih kehijauan. Namun ternyata ada juga kubis berwarna ungu yang punya tampilan warna berbeda. Kubis yang dikenal dengan sebutan red cabbage ini bagian sarinya mampu menghasilkan warna biru pekat. Hanya saja untuk mendapat warna tersebut memang butuh trik khusus yang tidak sembarang orang bisa mendapatkannya. Diambil dari laman The Spruce Eats, berikut teknik membuat warna biru alami red cabbage : ● Langkah pertama mengolah pewarna alami biru ini, kamu bisa memotong 1/4 bagian kubis yang telah dibersihkan. ● Potongan kubis tersebut silahkan ditaruh dii teflon dengan satu cup air. ● Masak kubis hingga benar-benar mendidih. ● Kecilkan api untuk memasak dan masak kubis kembali setidaknya selama 20 menit. ● Jika kubis sudah mulai matang, saring air untuk merebus kubis agar tidak ada irisan kubis yang tersisa di bagian teflon tersebut. ● Sampai di proses ini, biasanya warna kubis yang dihasilkan memang masih ungu. ● Campurkan dengan sedikit teh baking soda agar mengubah warnanya menjadi biru. ● Kemudian rebus lagi hingga air setidaknya berkurang sampai 1/2 atau lebih agar hasil warna birunya lebih intens. ● Berikutnya dinginkan air rebusan tersebut. ● Barulah selanjutnya pakai untuk mewarnai makanan yang Anda inginkan. Ingat, warna biru yang dihasilkan dari pewarna alami biru red cabbage ini dapat kembali jadi ungu jika bahannya kena asam. Artinya, kamu harus mengurangi bahan yang mengandung asam saat membuat makanan. Baca juga: 3 Tips Jitu Agar Permukaan Bolu Mulus Cornflower biru Bunga ini juga sering dipakai untuk pewarna alami untuk warna biru. Bunganya dapat langsung dimakan atau ditambah ke salad atau garnish. Rasanya cenderung lebih lembut seperti rumput. Bagi yang membutuhkan pewarna alami biru, Global Solusi Ingredia juga menyediakan beberapa produk unggulan. Selain lebih aman, Anda tidak perlu membuat pewarna alami dari nol. Karena bisa langsung pakai produknya saja. Langsung saja hubungi nomor yang telah tertera pada website. Cek juga produk lain yang tersedia, mulai dari minyak antioksidan, vitamin, pengawet makanan, dan sebagainya.