Hiasan kue ulang tahun baru-baru ini memang semakin beragam seiring dengan kreativitas penciptanya. Dengan begitu, semakin beragam pula referensi yang bisa menginspirasi Anda. Apalagi jika Anda berniat untuk membuat sendiri kue ulang tahun untuk orang tersayang. Basic cake bisa dibuat sesuai dengan jenis kue favorit. Namun, hiasannya harus istimewa dengan bahan-bahan yang berkualitas. Lalu, apa saja hiasan yang cocok untuk diterapkan pada kue? Mari simak beberapa inspirasinya di bawah ini! 1. Cokelat Blok Hiasan kue ulang tahun yang pertama sangat simple, Anda bisa menggunakan cokelat blok. Cara mengolahnya adalah dengan mengetim cokelat terlebih dahulu. Jika sudah mencair, maka cokelat akan disiramkan di atas kue. Kemudian, tunggu sampai cokelat mengering. Cara lain yang dapat Anda gunakan adalah mengiris tipis cokelat blok. Lalu, oleskan kue dengan butter cream dan cokelat pun bisa ditempelkan di atasnya. Selain itu, bisa juga dengan membuat cokelat modeling, yakni mencampurkan cairan glukosa dan juga tepung maizena. Baca juga : Resep Bolu Pisang yang Empuk untuk Hajatan 2. Butter Cream Cara membuat butter cream cukup mudah, yakni dengan mengocok gula pasir halus dengan mentega putih. Anda bisa menggunakan mixer agar prosesnya lebih cepat. Nah, dengan butter cream ini, maka kue tidak hanya menjadi lebih cantik, melainkan juga bisa memberi cita rasa manis dan lembut pada kue ulang tahun. Selain itu, butter cream juga digunakan untuk menutup permukaan kue sebelum diberikan hiasan lain seperti bunga kecil atau karakter tertentu menggunakan spuit . Untuk kue yang lebih kekinian, butter cream dibuat lebih minimalis tanpa harus diberi hiasan yang berlebihan di atasnya. 3. Royal Icing Untuk hiasan yang ketiga ada royal icing yang merupakan lapisan gula putih yang segera mengeras jika Anda mengaplikasikannya pada kue. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat royal icing adalah gula halus, telur, serta perasan lemon. Umumnya, royal icing ini digunakan untuk menghias bagian pinggir kue dan diaplikasikan dengan spuit. Tidak hanya untuk kue ulang tahun, royal icing juga kerap dijadikan hiasan pada kue pernikahan. 4. Fondan Tekstur fondan yang elastis membuat bahan ini mudah diaplikasikan sebagai hiasan kue. Bahan yang sering disebut juga dengan plastic icing ini dibuat dari gelatin, glukosa, air, gula, serta gliserin. Biasanya, fondan menjadi hiasan pada kue ulang tahun anak yang penuh detail karakter unik. Hal ini karena sifatnya yang elastis sehingga mudah dibentuk. Keunggulan lain dari fondan adalah tekstur yang tetap lembut meski didiamkan dalam waktu yang relatif lama. Baca juga : Bahan Pengembang Kue Agar Hasil Kue Panggang Sempurna 5. Marzipan Marzipan sekilas mirip dengan fondan. Akan tetapi, perbedaan keduanya ada pada bahan serta hasil akhirnya. Bahan untuk membuat marzipan adalah kacang almond, gula halus, air jeruk lemon, telur, serta gliserin. Teksturnya serupa dengan adonan pie dan memiliki hasil akhir yang berwarna kekuningan. Jadi, lebih cocok untuk konsep kue yang diberi hiasan berupa buah-buahan. Mana hiasan kue ulang tahun yang paling Anda sukai? Tentunya, dengan ide bahan-bahan tersebut, Anda bisa membuatnya di rumah untuk orang tersayang. Nah, pastikan juga Anda hanya memilih bahan membuat hiasan kue yang aman dan berkualitas. Seperti bahan-bahan yang disediakan oleh Global Solusi Ingredia. Salah satu bahan yang tersedia yang cocok untuk hiasan kue ulang tahun adalah cokelat. Tentunya, cokelat GSI memenuhi standar cokelat yang berkualitas seperti lembut di mulut, tidak ada aftertaste yang mengganggu, hingga memiliki umur simpan yang panjang. Tak hanya bisa dijadikan hiasan kue, cokelat GSI juga bisa menjadi bahan untuk kue kering, susu, es krim, biscuit, keripik, dan industri makanan cokelat lainnya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa langsung kunjungi website https://globalsolusiingredia.com/product/
Roti buaya tentu menjadi salah satu jenis roti yang paling populer di Indonesia. Bukan hanya karena berasal dari suku Betawi yang merupakan suku asli Jakarta, tetapi juga karena kegunaannya yang cukup unik.Salah satunya dijadikan penghantar pernikahan yang wajib dibawa mempelai. Selain itu, roti buaya juga dihadirkan pada beberapa fase kehidupan penting bagi masyarakat Betawi. Di antaranya adalah khitanan, pernikahan, serta kematian. Di Betawi sendiri, khitanan anak laki-laki dan upacara pernikahan akan dirayakan dengan meriah dan wajib ada roti buaya pada perayaan tersebut. Begitu juga pada upacara kematian yang mana roti buaya selalu ada seiring dengan pembacaan doa dan ayat-ayat suci. Agar lebih tau tentang roti buaya, mari simak beberapa penjelasannya di bawah ini! Sejarah Roti Buaya Mulanya, simbol pernikahan budaya Betawi adalah anyaman kayu dan daun kelapa. Namun, setelah kedatangan bangsa Eropa, maka roti menjadi salah satu jenis makanan yang cukup berkelas bagi masyarakat pribumi. Sehingga, layak menjadi hantaran pernikahan. Baca juga : Cara Membuat Bolu Kukus Gula Merah dengan Cita Rasa yang Khas Sedangkan bentuk buaya sendiri adalah simbol kemakmuran. Selain itu, buaya juga dianggap sebagai hewan yang bisa hidup di darat atau air. Sehingga, diharapkan pasangan akan hidup bersama meski ada di posisi atas atau bawah. Nah, dahulu, roti buaya merupakan jenis roti tawar yang tidak ada rasanya. Pada pernikahan, roti buaya tidak diperkenankan dikonsumsi karena hanya sebagai simbol saja. Roti buaya biasanya akan ditempel pada garda depan rumah, atau bisa juga disimpan pada lemari. Seiring waktu, masuk ke abad 20, tradisi ini dianggap mubadzir. Maka dari itu, dibuat lah roti yang memiliki cita rasa manis dan dapat dikonsumsi. Sesudah ijab Kabul dilangsungkan, maka roti pun akan dipotong-potong, lalu dibagikan pada anak di lingkungan sekitar. Kerabat yang lajang pun akan diberi roti buaya supaya bisa segera memeroleh jodoh. Fakta Tentang Roti Buaya Setelah menyimak sekilas tentang sejarah roti buaya, tentu Anda juga ingin tahu perihal fakta-fakta terkait dengan roti tersebut. Berikut ulasannya: 1. Menjadi Ikon Kuliner Betawi Roti buaya semakin banyak dikenal masyarakat dan dijadikan ikon kuliner Betawi. Hal ini dikarenakan hanya di Betawi saja, pernikahannya selalu menyajikan roti buaya. Jika Anda melihat bentuk dari roti buaya, maka akan terlintas bentuk buaya muara. Hal tersebut didukung adanya data mengenai persebaran buaya pada seluruh perairan di Indonesia termasuk di Jakarta. Bahkan, dahulu, banyak yang percaya bahwa wilayah Batavia dikelilingi oleh buaya. Sebab, Batavia adalah wilayah yang paling banyak dialiri dengan rawa-rawa dan sungai. Namun, saat ini toko roti sudah jarang yang menyediakan roti buaya di tokonya. Jadi, jika aka nada pernikahan, maka roti buaya harus dipesan terlebih dahulu. 2. Dikaitkan dengan Mitos Buaya Putih Roti buaya selalu dikaitkan dengan mitos buaya putih yang merupakan pertanda yang baik bagi perkawinan. Sepasang roti buaya menjadi simbol kekuatan spiritual yang bisa melindungi pasangan yang sudah menikah. Dalam istilah Betawi makhluk ini disebut dengan “aji putih nagaraksa” yakni anak Priyagan yang memiliki hati suci dengan wujud buaya. Baca juga : Tips Bikin Cake yang Moist, Jarang Diketahui! 3. Mudah untuk Dibuat Fakta mengenai roti buaya yang selanjutnya adalah proses pembuatannya tidaklah serumit yang dibayangkan. Bahan dasarnya juga cukup sederhana yakni gula pasir, tepung terigu, garam, susu bubuk, garam, ragi, pewarna, dan telur. Kemudian bahan-bahan tersebut akan diaduk sampai halus dan dibentuk seperti buaya. Setelah itu, adonan akan dipanggang sampai matang. Anda juga bisa menambahkan cita rasa seperti cokelat , selai nanas, stroberi, dan sebagainya. Karena prosesnya yang cukup mudah. Anda bisa menjadikan roti buaya sebagai salah satu peluang usaha. Jika membutuhkan bahan untuk membuat roti buaya, Anda bisa percayakan pada produk-produk Global Solusi Ingredia. Semua produk GSI sudah mengantongi sertifikat halal dan BPOM RI. Anda bisa langsung mengecek apa saja produk yang tersedia pada laman https://globalsolusiingredia.com/product/
Siapa sih yang tidak suka dengan brownies? Hampir semua menyukai kudapan dengan rasa cokelat yang kental ini. Sayangnya, tidak semua paham dengan jenis brownies yang ada di pasaran. Bagi yang belum paham, brownies mempunyai tiga tipe dasar. Tiga dasar tersebut dibedakan berdasarkan tekstur dan juga rasanya. Ada cakey brownies, chewy brownies dan juga fudgy brownies. Diantaranya ketiganya menang tidak ada yang paling buruk dan paling baik. Pasalnya semua tipe brownies tersebut punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tentunya tinggal disesuaikan dengan selera masing-masing pecinta brownies saja. Agar semakin paham, simak ciri dan perbedaan tiga brownies berikut ini : Cakey Brownies Diantaranya ketiganya, brownies ini adalah yang paling populer. Berikut adalah perbedaan sekaligus ciri cakey brownies : Tekstur brownies lebih ringan sehingga menyerupai cake coklat pada umumnya. Penampakan brownies juga terlihat lebih mengembang karena adanya pengembang kue, baik baking soda atau baking powder. Agar punya identitas brownies sendiri dan tidak sama dengan cake cokelat, dipakailah perpaduan gula pasir putih dan juga brown sugar . Tak hanya itu saja, dipakai pula mentega leleh. Agar ada serat gluten dalam brownies, biasanya jumlah tepung dibuat lebih banyak dibanding lemak (butter). Idealnya menggunakan cokelat bubuk agar tekstur kue menjadi lebih ringan dan rasa cokelat yang muncul lebih kuat. Adapun urutan pencampuran adonannya adalah mentega leleh, gula, bubuk coklat, garam dan terakhir adalah baking powder . Ditambah juga dengan telur masuk satu persatu. Kemudian yang terakhir adalah tepung. Fudgy Brownies Fudgy Brownies memiliki ciri utama lebih padat dan lengket. Sangat berbeda dengan brownies sebelumnya. Adapun ciri utama brownies ini adalah sebagai berikut : Tekstur brownies lebih lembut, lengket dan juga padat dengan penampakan yang juga lebih pendek. Coklat yang digunakan untuk membuat brownies adalah coklat leleh. Bisa dari pemakaian dark cooking chocolate ataupun chocolate chips . Jangan lupa untuk menyisakan 1/4 bagian coklat ke dalam bentuk kecil atau cincangan untuk nantinya ditambahkan di akhir resep. Rasio lemak yang digunakan ( butter dan coklat leleh) umumnya lebih banyak dibandingkan tepung. Coklat leleh umumnya tidak memberikan rasa coklat yang terlalu kuat. Sehingga harus ditambahkan dengan coklat bubuk khusus. Adapun urutan pencampuran adonan untuk membuat brownies ini adalah melelehkan mentega bersamaan dengan coklat. Kemudian masukkan gula pasir. Tambahkan telur satu per satu. Kemudian baru campuran tepung, coklat bubuk dan selanjutnya adalah garam. Terakhir adalah masukkan cincangan cokelat/chips yang telah disiapkan. Chewy Brownies Tampilan yang dimiliki chewy brownies mirip dengan fudgy brownies. Hanya saja teksturnya yang berbeda. Adapun cirinya sebagai berikut : Brownies jenis ini punya tekstur yang lebih kenyal. Dari penampakannya, chewy brownies lebih pendek dan tentunya lebih padat sama halnya seperti fudgy brownies. Dibutuhkan brown sugar agar tekstur brownies menjadi lebih lembab dan kenyal. Bahkan ada yang menambahkan molas agar brownies lebih kenyal dan mengeluarkan rasa coklat yang khas. Umumnya menggunakan kombinasi butter dan minyak agar brownies lebih kenyal dan kaya akan aroma. Urutan pencampuran adonan kue ini adalah lelehkan butter bersama minyak terlebih dahulu. Kemudian tambahkan gula, cokelat bubuk dan terakhir adalah molas. Kemudian masukkan kuning telur sedikit demi sedikit. Di bagian mangkok lain, kocok putih telur bersamaan dengan tepung dan garam memakai whisk . Kemudian tambahkan adonan putih telur ke dalam adonan cokelat.. Penutup Apapun jenis brownies yang Anda buat, bahan berkualitas adalah bagian penting. Bagi yang membutuhkan bahan pembuatan brownies berkualitas seperti cokelat, Global Ingredient Solusi adalah pilihan terbaik. Silahkan akses ke website https://globalsolusiingredia.com/product/ untuk informasi mengenai cokelat dan harganya. Dengan menggunakan cokelat dari GSI, tentunya, rasa brownies Anda akan naik level. Sebab, cokelat GSI berkualitas baik, mudah meleleh, tidak memiliki aftertaste yang mengganggu, serta memiliki cita rasa pahit dan manis yang seimbang.
Masyarakat Indonesia memang memiliki kebiasaan mengonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat. Meski begitu, bukan berarti tidak menyukai berbagai jenis kue seperti bolu gulung. Tidak heran jika resep bolu gulung kerap kali dicari karena banyak orang yang ingin berkreasi membuatnya. Namun sayangnya, banyak juga yang gagal membuat bolu gulung yang lembut karena pecah saat diolah. Maka dari itu, kami akan membagikan sejumlah tips supaya bolu gulung tidak pecah dan memiliki tampilan yang menarik. Dalam proses pembuatan bolu gulung, memang dibutuhkan ketelitian. Lebih dari itu, ada berbagai hal lain yang perlu diperhatikan agar Anda berhasil membuatnya. Apa sajakah itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini! Proses Pemanggangan yang Tidak Terlalu Lama Untuk membuat bolu gulung, sebetulnya waktu yang dibutuhkan dalam proses pemanggangannya tidak terlalu lama. Sebab, adonan yang dimasukkan mempunyai ketebalan maksimal 2 sentimeter saja. Maka dari itu, cukup gunakan api sedang dengan suhu sekitar 180 derajat Celcius dalam jangka waktu 10 hingga 15 menit saja. Jika bolu panggang terlalu lama, maka akan membuatnya terlampau kering dan mudah patah. Baca juga : Resep Bolu Pisang yang Empuk untuk Hajatan Menggunakan Kain Bersih untuk Menggulungnya Ketika Anda akan menggulung bolunya, maka gunakan lah serbet yang bersih. Lalu, letakkan bolu di atasnya. Tekut ujung bolu ke arah dalam. Saat itu juga, tarik lah kertas roti yang dijadikan alas panggang bolu sembari terus menggulung. Perbanyak Telur Tips bolu gulung anti pecah yang selanjutnya adalah dengan memerhatikan komposisi bahannya. Agar lebih lembut, maka Anda harus menggunakan lebih banyak telur.Saat mencampur adonan dengan mentega, maka Anda harus benar-benar mengaduk sampai adonan jadi homogen. Jika margarin tidak tercampur, maka bisa membuat bolu jadi bantat. Silakan gunakan alat bantu seperti spatula atau mixer agar lebih mudah. Mengoles Loyang Menggunakan Margarin Saat akan memanggang bolu, pastikan Anda mengoleskannya dengan margarin. Anda juga bisa menambahkan kertas roti agar lebih mudah dilepaskan. Namun, hindari penggunaan tepung terigu di atas loyang karena justru bisa membuat kulit bolu akan kering serta mudah patah Ketika digulung. Gunakan Api Bawah dan Atas Apabila Anda menggunakan oven dengan api atas bawah, sebaiknya matikan api bawah saat pematangan permukaan bolu. Gunakan selama dua menit hingga permukaan mengering. Namun, jika Anda menggunakan oven dengan api bawah saja, maka pindahkan loyang bolu ke ra katas apabila ada pada proses pematangan. Apabila bolu tetap lembap meski telah matang, sebaiknya Anda taburi dengan gula bubuk pada bagian atasnya. Sehingga, bolu akan mudah digulung serta tidak lengket ketika dipotong. Perhatikan Pengolesan Selai Selai yang akan digunakan untuk pengolesan bisa langsung diaplikasikan meski bolu masih panas. Namun, apabila Anda menggunakan butter cream , maka pastikan bolu bersuhu dingin terlebih dahulu. Dengan begitu, cream pun tidak akan mudah luber. Masukkan Kulkas Agar hasilnya lebih maksimal, maka bolu gulung yang sudah jadi bisa Anda simpan di kulkas. Proses ini akan membuat bolu tidak rusak Ketika dipotong. Baca juga : Cara Membuat Bolu Kukus Gula Merah dengan Cita Rasa yang Khas Gunakan Bahan-Bahan Berkualitas Tips bolu gulung anti pecah dan lembut yang terakhir adalah menggunakan bahan yang berkualitas. Mulai dari terigu, telur, gula, hingga bahan lainnya tidak boleh sembarangan. Maka dari itu, Anda disarankan untuk menggunakan produk dari Global Solusi Ingredia. Ada berbagai macam pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Apalagi, semua bahan di GSI sudah memenuhi standar internasional. Selain itu, produk GSI juga telah lolos BPOM RI dan mengantongi lisensi halal dari MUI. Pastinya lebih aman dan halal dikonsumsi.Untuk mengecek produk-produk GSI, Anda bisa cek di https://globalsolusiingredia.com/product/
Suka dengan cake yang teksturnya lembut? Kamu bisa membuat cake menggunakan rahasia cara membuat cake lembut dan moist ala patissier berikut ini. Cake menjadi panganan wajib bagi yang punya acara penting seperti ulang tahun dan sebagainya. Tapi tidak perlu khawatir lagi, karena sekarang ini banyak toko bakery dan patisserie yang menyiapkan potongan cake lezat dan enak. Bagi penggila cake , tentu saja penasaran bagaimana cara membuat cake lembut. Untuk itulah, Anda bisa cek ulasan artikel berikut ini sampai tuntas. Tips Membuat Cake Yang Moist Yang Sangat Jarang Diketahui Membuat kue yang moist tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Adapun tipsnya sebagai berikut : Pemilihan Tepung Harus Diperhatikan Dengan Baik Beda jenis tepung tentu saja beda kandungan protein di dalamnya. Semakin banyak protein di dalam tepung, membuat kandungan glutennya juga semakin tinggi. Tepung merupakan rahasia penting yang membuat cake jadi lebih lembut. Bagi yang ingin membuat cake , usahakan kandungan protein di dalamnya lebih rendah. Semakin rendah kandungan protein di dalamnya, rendah pula gluten yang nanti bakal terbentuk. Efeknya membuat cake jadi lebih lembut. Baca juga : Resep Kue Kacang Gurih, Manis, enak Harus Mencampur Bahan Dengan Baik Membuat kue merupakan eksperimen kimia di mana semua bahan harus dicampur dengan baik berurutan agar menciptakan reaksi dan efek dengan baik. Cake yang teksturnya lembut, halus serta moist dari campuran krim, butter , gula dan telur yang baik. Pengadukan bahan harus dilakukan dengan perlahan, baik dari memasukan bahan kering seperti tepung dan bahan lainnya. Baru setelahnya mencampurkan bahan cair penting seperti susu dan juga buttermilk . Jangan Lupakan Panas Pada Oven Mungkin saja kamu telah mengikuti resep cake dengan baik. Tapi nyatanya tidak mengenali oven yang akan digunakan dengan baik. Hasilnya, cake menjadi terlalu matang, bisa juga kurang matang. Agar menghindari hal tersebut, usahakan menggunakan termometer. Termometer merupakan alat terbaik untuk kalibrasi panas di oven yang tepat. Terlebih jika Anda memanggang dengan oven yang berukuran besar. Cara memanggang di oven juga jangan terlalu dekat karena biasanya menghasilkan warna terlalu coklat. Gunakan Baking Powder sebagai Pengembang Baking powder punya peranan yang sangat penting untuk membuat tekstur cake jadi lebih sempurna. Fungsinya agar cake menjadi lebih mengembang dan tentunya harus diperhatikan dengan baik karena jumlahnya sangat banyak. Ada baiknya membeli baking powder yang mempunyai kemampuan ‘ ’double acting’’ yang membuat pengembangan cake menjadi lebih konsisten. Baca juga : Cara Membuat Butter Cake Anti Gagal! Proses Kimia Ketika Mencampur Adonan Setiap bahan mempunyai peranan penting seperti baking powder yang menimbulkan proses kimiawi. Pertama yang paling penting adalah tepung. Cara untuk mencampurnya juga tidak boleh berlebihan agar gluten tidak mengeras dan cake jadi lembut anti gagal. Kedua yang tidak kalah penting adalah lemak. Misalnya seperti butter atau minyak yang membuat formasi gluten menjadi lebih moist. Ketiga adalah gula yang digunakan untuk memecah gluten dan membuat cake jadi halus dan utuh. Terakhir adalah bahan telur yang fungsinya untuk membuat adonan set di oven. Kuning telur punya kandungan lemak dan lecitin untuk emulsifier yang membuat lemak dan air dapat tercampur dengan rata.Agar cake yang dibuat jadi lebih moist tentunya gunakan bahan yang berkualitas. Global Ingredient Solusi adalah pilihan terbaik bagi Anda yang ingin membuat kue. Dengan kombinasi bahan tersebut, cake yang dibuat jadi lebih lembut dan halus.
Bahan pengembang kue adalah bahan yang sangat dibutuhkan untuk memanggang kue. Bagi pemula, memanggang kue bukan hal yang mudah. Sebab, pemanggangan membutuhkan ketepatan dan ketelitian supaya kue yang dihasilkan sesuai dengan keinginan. Termasuk dalam hal bahan pengembang kue . Hasil akhir kue akan dipengaruhi oleh komposisi bahan hingga teknik pemanggangannya. Bahkan, alat untuk memanggang hingga suhunya juga harus diperhatikan dengan baik. Dilansir dari Insider, ada beberapa tips memanggang kue yang benar menurut baker professional. Ini dia penjelasan selengkapnya! 1. Mempersiapkan Proses Pemanggangan secara Terbalik Maksudnya mempersiapkan pemanggangan secara terbalik adalah dari urutan resepnya. Sebab, memanggang kue merupakan Langkah yang harus dilakukan sistematis. Artinya, memanggang kue harus sesuai dengan alurnya. Maka dari itu, silakan Anda baca resep dari belakang (bagian akhir). Setelah dibaca dari akhir, kumpulkan alat dan bahan secara lengkap, panaskan oven, dan atur serta ukur berbagai bahan yang dibutuhkan dengan akurat. Baca juga : Cara Membuat Bolu Panggang Tanpa Mixer 2. Ganti Telur agar Kue Lebih Mengembang Agar kue lebih mengembang, maka Anda bisa mengganti dua kuning telur dengan satu butir telur. Hal ini dikarenakan kuning telur tidak menyerap udara dengan baik seperti putih telur. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan satu sampai dua tetes air lemon dalam campuran gula dan mentega supaya hasilnya kue lebih ringan. 3. Gunakan Tepung Maizena Tips memanggang kue agar lebih empuk dan ringan adalah dengan menambahkan dua sendok tepung maizena setiap Anda memasukkan satu gelas tepung kue. Pastikan Anda mengayaknya sebelum diaduk supaya kue jadi lebih empuk. 4. Menghilangkan Gelembung dengan Mengetuk Loyang Kerap kali saat memanggang akan timbul gelembung pada kue karena udara masuk ke dalam adonan. Maka dari itu, pastikan Anda mengetuk loyang terlebih dahulu secara perlahan sebanyak tiga kali. 5. Agar Bentuk Kue Jadi Bagus Saat memanggang, bisa jadi kue tiba-tiba berbentuk seperti kubah atau tidak rata. Penyebab dari bentuk yang tidak rata adalah suhu oven terlampau tinggi, keseimbangan telur dan tepung yang kurang sesuai, atau loyang yang terlalu kecil. Maka dari itu, pastikan suhu yang digunakan tepat. Selain itu, gunakan loyang yang sesuai dengan banyaknya adonan, ikuti juga resep dengan baik supaya jumlah telur dan tepung jadi seimbang. 6. Gunakan Telur dengan Suhu Ruang Supaya kue bisa mengembang dengan baik, maka Anda disarankan memakai telur bersuhu ruang. Jadi, sebelum dimasukkan adonan, telur sebaiknya disimpan di kulkas minimal selama 30 menit. Dengan begitu, maka tekstur adonan juga akan lebih mengembang dan halus. Baca juga : Cara Membuat Butter Cake Anti Gagal! 7. Memakai Tepung Roti Supaya kue mudah dikeluarkan dari loyang, hal yang biasa dilakukan oleh orang-orang adalah mengolesi loyang dengan mentega atau tepung. Cara lain yang lebih mudah dilakukan adalah dengan menggunakan tepung roti. Tepung yang satu ini bisa membuat loyang tidak lengket, memberi tekstur renyah, serta kue jadi lebih enak. Teknik-teknik di atas akan menjadikan kue panggang Anda menjadi lebih sempurna. Tentunya lezat dan empuk saat dikonsumsi. Selain menerapkan langkah di atas, Anda juga harus memerhatikan komposisi bahan. Pun, kualitas bahan yang digunakan. Salah satunya dalam memilih emulsifier. Emulsifier merupakan bahan yang akan membantu menjaga kestabilan emulsi antara minyak dengan air. Pada kue sendiri, emulsifier dalam membantu adonan mengembang dengan baik. Agar hasilnya lebih maksimal, maka Anda harus memilih emulsifier yang terpercaya yakni dari Global Solusi Ingredia. Emulsifier GSI akan membantu bahan-bahan kue menjadi lebih mudah tercampur, mencegah pemisahan, menjaga produk tetap stabil, mengurangi adonan yang lengket, serta mencegah kristalisasi. Emulsifier GSI tidak hanya bisa digunakan pada kue saja, melainkan juga pada dressing salad, cokelat, selai kacang, margarin, dan sebagainya. Nah, untuk mendapatkan emulsifier GSI, sila Anda langsung menghubungi WhatsApp di nomor 08161391263 atau kirim email ke sales@globalsolusiingredia.com. Anda juga bisa berkonsultasi secara gratis di kontak yang sama.