BLOGS

Sabtu, 02 Juli 2022 - 23:15

Tentu Anda sering mendengar tentang minyak essential di dalam berbagai produk. Nah, essential oil disebut juga dengan minyak atsiri. Manfaat dan fungsinya sangat lah banyak terutama bagi kesehatan tubuh manusia. Essential oil sudah lama dijadikan sebagai terapi kesehatan dan juga obat. Selain itu, bisa juga digunakan sebagai aroma terapi. Cara kerja dari minyak essential adalah dengan melakukan stimulasi pada otak manusia melalui indera penciuman. Untuk lebih jelasnya, mari simak fungsinya di bawah ini! Fungsi Essential Oil Ada beberapa fungsi minyak atsiri yang perlu Anda ketahui, diantaranya : 1.       Mengatasi Migrain Minyak essential jika dioleskan pada pelipis dan dahi ternyata juga bisa meredakan sakit kepala dan migrain. Jenis minyak yang disarankan adalah essential peppermint dan etanol. Selain itu, campuran chamomile serta minyak wijen juga cukup baik untuk digunakan sebagai pereda sakit kepala. 2.       Mengobati Inflamasi Peradangan pada kulit dan wajah juga bisa diredakan dengan minyak essential. Contohnya seperti tea tree oil yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat dan iritasi pada sinar UV. Sedangkan chamomile dan peppermint bisa meredakan peradangan pada otot. Sedangkan lemon dan eucalyptus dapat menyembuhkan sakit tenggorokan untuk manusia. 3.       Cepat Mengembalikan Energi Untuk mengembalikan energi, maka Anda bisa menghirup minyak essential dengan aroma peppermint dan citrus. Peppermint bisa menaikkan performa olahraga dan citrus akan meningkatkan mood. 4.       Mengatasi Insomnia Insomnia merupakan penyakit sulit tidur sehingga membuat seseorang jadi tidak fit serta tidak produktif dalam pekerjaannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia adalah dengan mencium aroma minyak esensial. 5.       Meningkatkan Mood Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa mencium aroma rosemary bisa meningkatkan daya ingat sampai 75%. Selain itu, basil, peppermint, dan helichrysum bisa memulihkan rasa capek dan penat. Jadi, apabila mood sedang hilang, silakan gunakan salah satu essential oil tersebut. Cara Menggunakan Essential Oil Banyak orang yang menggunakan essential oil dengan cara dioles pada kulit maupun disebar dalam suatu ruangan. Namun, sebagian orang juga menggunakannya dengan cara dikonsumsi secara langsung. Tentu saja hal ini tidak bisa dibenarkan. Sebab, minyak atsiri memiliki konsentrasi yang pekat serta memiliki bergaam tingkat toksisitas jika tidak digunakan secara benar. Untuk itu, penggunaan terbaik dari essential oil adalah dipakai untuk area luar. Penggunaan dengan cara ditelan nisa menyebabkan sensasi terbakar dan panas pada tenggorokan. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Minyak Esensial Meskipun minyak esensial memiliki banyak manfaat, tetapi, penggunaannya harus dilakukan dengan tepat. Sebab, tidak semua produsen sudah menguji terlebih dahulu minyak esensial mereka. Untuk itu, pastikan nomor registrasi di BPOM sebelum menggunakan produk tersebut. Selain itu, essential oil juga bisa menyebabkan risiko tertentu. Risiko ini tentu berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Tergantung dengan usia, riwayat kesehatan, cara penggunaan, obat yang dikonsumsi, serta kimia alami di dalam tubuh seseorang. Sebaiknya, bayi dan balita tidak menggunakan minya atsiri. Hal ini dikarenakan tubuh anak belum dapat mengolah minyak secara sempurna. Terlebih, untuk anak-anak dengan masalah pernapasan. Essential Oil Berkualitas di GSI Perusahaan Global Solusi Ingredia juga menyediakan minyak atsiri atau essential oil terbaik dan bersertifikat. Bahan yang digunakan juga murni dari minyak esensial alami yang disintesis dengan proses berteknologi tinggi. Essential oil GSI bisa diaplikasikan untuk kosmetik, spa, parfum, sabun, serta pembersih rumah tangga. Silakan hubungi GSI untuk mendapatkan minyak esensial terbaik dengan kualitas yang telah teruji.

Sabtu, 02 Juli 2022 - 23:08

Tidak bisa dipungkiri bahwa penambahan warna tertentu pada makanan dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, warna yang unik dan mencolok juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Bahkan, beberapa jenis makanan yang booming baru-baru ini seperti rainbow cake dan red velvet juga memiliki warna yang  nge-jreng . Warna yang menarik tersebut bisa diperoleh melalui pewarna dengan standar food grade. Namun, pilihan terbaiknya adalah menggunakan pewarna makanan alami. Selain menyehatkan, ternyata bahan alami bisa menjadikan produk yang dibuat bisa dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi. Lalu, bagaimana cara mendapatkan pewarna makanan alami yang cantik? Berikut rekomendasinya! Pewarna Makanan Alami Merah Ada beberapa bahan alam yang bisa diambil ekstrak-nya dan menghasilkan pewarna merah. Diantara bahan tersebut adalah : 1.       Buah Naga Buah naga bisa menghasilkan warna merah magenta yang sangat cantik jika diaplikasikan dalam makanan atau minuman. Pada buah naga juga terkandung pigmen antosianin yang kaya antioksidan. Kandungan sertanya juga tinggi. 2.       Rosella Pewarna makanan alami merah yang selanjutnya adalah rosella. Tanaman ini bisa dimanfaatkan kelopak bunganya. Selain menghasilkan warna merah, rosella juga mengandung antioksidan tinggi. Untuk mendapatkan warna merah yang cantik, Anda hanya perlu menyeduh kelopak bunganya menggunakan air panas. 3.       Stroberi Jika Anda menginginkan pewarna makanan alami merah muda, stroberi adalah pilihan terbaik. Selain memiliki warna yang cantik, stroberi juga mengandung vitamin C yang tinggi. Pewarna Kuning Selain merah, warna yang paling sering digunakan pada makanan adalah kuning. Beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami kuning adalah : 1.       Kunyit Kunyit tidak hanya bisa menjadi pewarna kuning, tetapi, bisa juga dimanfaatkan sebagai pengawet makanan. Selain itu, kunyit juga mengandung kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. 2.       Labu Kuning Selanjutnya, ada labu kuning yang bisa digunakan sebagai pewarna alami makanan. Makanan yang tinggi serat dan rendah kalori ini juga bisa dijadikan sebagai menu diet. Kandungan lainnya adalah vitamin A dan C, beta-karoten, mineral, karbohidrat, dan lemak. Pewarna Jingga Untuk mendapatkan pewarna makanan alami jingga, maka Anda bisa memanfaatkan bahan berikut : 1.       Wortel Wortel memiliki warna jingga yang cantik. Sila Anda haluskan wortel dan peras sampai memeroleh air ekstrak yang berwarna jingga. Kandungan wortel juga tidak main-main seperti vitamin B1, B2, B3, B6, B9, serta vitamin C. Ada juga berbagai macam mineral yang baik untuk tubuh. Pewarna Hijau Di Indonesia, banyak sekali produk makanan yang berwarna hijau. Baik berupa kue, roti, hingga minuman. Nah, agar tampilan hijau pada makanan lebih maksimal, manfaatkan bahan berikut : 1.       Pandan Selain bisa menjadi bahan pewarna hijau, pandan juga memiliki aroma yang harum. Warna hijau dari pandan akibat kandungan klorofil di dalamnya. 2.       Bayam dan Sawi Jenis sayur juga bisa dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami. Sayur ini mengandung klorofil yang cukup tinggi. Begitu juga dengan kandungan seratnya. Dapatkan Pewarna Makanan Alami yang Instan di GSI Meskipun pewarna makanan alami lebih sehat, tetapi cukup ribet dalam mengekstraknya. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk menemukan pewarna yang instan tapi menyehatkan. Semua syarat tersebut dapat dipenuhi oleh produk pewarna Global Solusi Ingredia. Semua pewarnanya diambil dari bahan alami seperti warna kuning dari ekstrak kunyit anato, warna merah dari beta-karoten, cokelat dan karamel, warna ungu dari ekstrak kulit anggur, dan masih banyak lagi. Untuk itu, tidak perlu ragu, beli produk GSI dan cek nomor registrasinya di BPOM RI, dijamin asli. Yuk, jadikan produk Anda bernilai tinggi dengan pewarna makanan alami dari GSI.

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:51

Jika Anda menjalankan industri kuliner, tentu memilih pewarna makanan yang aman adalah hal yang wajib dilakukan. Pewarna makanan sendiri memiliki fungsi untuk mempercantik produk yang Anda buat. Sehingga, produk tersebut lebih menarik bagi calon konsumen. Selain itu, pewarna makanan juga bisa merangsang indera penglihatan, menutupi dan mengatasi perubahan warna, serta menyeragamkan warna. Di pasaran, Anda bisa menemukan beberapa bentuk pewarna makanan seperti gel, bubuk, cairan, maupun pasta. Meski begitu, Anda perlu berhati-hati dalam memilih pewarna makanan yang aman. Sebab, ada beberapa jenis yang membahayakan kesehatan. Agar lebih jelas, silakan simak pembahasannya di bawah ini! Pewarna Makanan yang Aman Secara umum, ada dua jenis pewarna makanan, yakni sintetis dan alami. Pewarna alami sendiri terbuat dari bahan alam seperti hewan, tumbuhan dan mineral. Berdasarkan peraturan dari BPOM nomor 37 tahun 2013 mengenai batas pemakaian bahan tambahan pangan pewarna, ada beberapa pewarna makanan yang aman dari jenis alami. Diantaranya : ·         Riboflavin ·         Kurkumin ·         Karmin ·         Ekstrak cochineal ·         Karamel ·         Klorofil ·         Beta-karoten ·         Karbon tanaman ·         Karotenoid ·         Merah bit ·         Titanium dioksida ·         Antosianin ·         Ekstrak anato Dari jenis pewarna sintetis yang aman dan diperbolehkan, hanya saja penggunaannya dibatasi meliputi : ·         Kuning FCF ·         Kuning kuinolin ·         Ponceau ·         Tartrazine ·         Merah allura ·         Eritrosin ·         Indigotin ·         Karmoisin ·         Biru berlian FCF ·         Cokelat HT ·         Hijau FCF Cara Mengetahui Makanan dengan Kandungan Pewarna Makanan yang Aman Terdapat beberapa jenis pewarna makanan yang tidak diperbolehkan oleh BPOM. Salah satunya adalah Rhodamin B. Padahal, sejatinya, Rhodamin B ini merupakan pewarna sintetis yang lebih lazim digunakan di industri kertas, tekstil, kosmetik, pembersih mulut, pewarna kain, serta dalam sabun. Namun, bahan ini kerap disalahgunakan dengan menambahkannya pada pembuatan terasi, kerupuk, aromanis, agar-agar, sirup, manisan, minuman, dan sebagainya. Padahal, Rhodamin B sangat berbahaya untuk kesehatan. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, maka akan terakumulasi di dalam tubuh manusia. Sehingga, bisa membuat adanya gangguan fungsi hati, pembesaran ginjal dan hati, kanker hati, serta gangguan fisiologis dalam tubuh. Apabila zat ini tertelan sebanya 500 mg/kg BB. Maka, akan terjadi efek toksik. Dimana akan terjadi iritasi saluran cerna dalam waktu yang cukup singkat. Untuk itu, sebaiknya Anda mewaspadai beberapa ciri makanan dengan kandungan pewarna makanan yang kurang aman, diantaranya : 1.       Mempunyai warna yang cerah mengkilap, mencolok, serta berpendar. 2.       Kadang-kadang, warnanya tidak rata (homogen), bahkan, terdapat gumpalan warna di makanan tersebut. 3.       Jika dikonsumsi menyebabkan makanan akan pahit. 4.       Sesudah dikonsumsi, tenggorokan akan merasa tidak nyaman atau gatal. 5.       Produk tidak mencantumkan label, kode, merek, serta identitas lainnya. Meskipun beberapa oknum memalsukan kode produk, tetapi, Anda bisa mengecek izin produknya melalui cekbpom.pom.go.id. Hal yang perlu Anda lakukan untuk menanggulangi pewarna makanan yang tidak aman adalah dengan meneliti saat membeli makanan. Terutama pada produk dengan warna yang terlampau mencolok. Selain itu, cek kode registrasi produknya di laman BPOM. Selanjutnya, jangan membeli produk tanpa adanya informasi kandungan yang terdapat di dalamnya. Cari Pewarna Makanan yang Aman di GSI Dari ulasan di atas, tentu Anda tahu betapa bahayanya menggunakan pewarna makanan sintetis yang tidak sesuai dosis. Maka dari itu, jika Anda memproduksi makanan atau minuman, pastikan menggunakan pewarna makanan yang aman di Global Solusi Ingredia (GSI). Semua produk pewarna di GSI terjamin mutu dan keamanannya. Sebab, menggunakan berbagai macam bahan alami. Mulai dari ekstrak kunyit anato, beta-karoten, oleoresin paprika, kuning telur, jus sayuran, dan sebagainya. Produk yang berkualitas dan aman tentu akan membuat kesehatan konsumen jadi terjamin. Produk yang Anda jual pun memiliki nilai lebih dan daya tarik tersendiri.

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:46

Untuk membuat makanan tampak lebih menarik, maka menggunakan pewarna makanan tentu jadi opsi yang bagus. Namun, sebelum menggunakannya, sebaiknya Anda cek terlebih dahulu berbagai macam jenis pewarna makanan. Sebab, penggunaan pewarna makanan juga diatur dengan ketat oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) serta Kementerian Kesehatan. Di dalam regulasi yang ada, terdapat dua jenis pewarna makanan yakni meliputi alami dan buatan (sintesis). Agar pengetahuan Anda bertambah, sila simak informasi selengkapnya di bawah ini! Jenis Pewarna Makanan Alami Pewarna makanan alami merupakan bahan tambahan pangan dimana proses pembuatannya menggunakan isolasi, ekstraksi, serta derivatisasi hewan, tumbuhan, mineral, dan sumber alam lainnya. Jenis pewarna yang satu ini memang lebih aman serta minim efek samping. Adapun jenis pewarna alami yang bisa Anda temukan mengandung beberapa zat seperti : 1.       Antosianin Zat ini menghasilkan warna biru dan ungu. Zat antosianin sendiri bisa diperoleh dari buah blueberry, anggur, cranberry, dan sebagainya. Jenis pewarna dengan kandungan antosianin bisa dilarutkan dalam air, sehingga cocok digunakan pada soft drink, agar-agar, sirup, dan soft drink. 2.       Klorofil Klorofil merupakan zat warna yang bisa menghasilkan warna hijau. Untuk mendapatkan warna alami hijau, bahan yang digunakan bisa berupa daun mint, bayam, dan sebagainya. Klorofil sendiri sangat penting untuk suatu tanaman karena berperan dalam fotosintesis. 3.       Karoten Selanjutnya, ada karoten yang menghasilkan warna kuning, merah tua, serta jingga. Zat ini bisa diperoleh dari berbagai jenis sayur dan buah dengan warna serupa, yakni ubi merah, wortel, labu, dan masih banyak lagi. Namun, karoten hanya larut dengan lemak, sehingga lebih cocok dijadikan pewarna makanan produk susu. Selain bahan tersebut, BPOM juga memperbolehkan pewarna makanan alami yang siap pakai seperti riboflavin, kurkumin, karamel, titanium dioksida, serta merah bit. Pewarna Makanan Sintetis Pewarna makanan sintetis terbuat dari bahan kimia. Namun, untuk menggunakannya, bahan kimia tersebut harus lulus uji kelayakan pangan terlebih dahulu. Selain itu, penggunaannya juga perlu ditakar sesuai dengan peraturan dari BPOM supaya tidak menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Adapun jenis pewarna makanan sintetis yang diperbolehkan dengan kadar tertentu meliputi : Tartrazin, Ponceau, Karmoisin, Kuning FCF, Kuning Kuinolin, Eritrosin, Indigotin, Merah allura, Biru berlian FCF, Cokelat HT, dan Hijau FCF. Nah, selain beberapa jenis di atas, ada juga jenis pewarna makanan buatan lain yang penggunaannya dilarang oleh pemerintah karena membahayakan kesehatan. Diantara pewarna ini adalah Rhodamin B, Metanil Yellow, Alura Red, dan Sunset Yellow. Zat-zat tersebut disinyalir bisa memicu penyakit kanker karena bersifat karsinogenik. Beberapa diantaranya bahkan lebih sesuai digunakan pada produksi tekstil, tinta, kertas, plastik, cat, kulit, dan sebagainya. Saat dikonsumsi, mungkin, zat-zat tersebut tidak memberikan dampak secara langsung. Akan tetapi, jika dikonsumsi terus menerus, maka akan menumpuk dan bisa menimbulkan tumor dan kanker di kandung kemih, jaringan hati, jaringan kulit, serta saluran pencernaan. Pastikan Membeli Produk Pewarna Makanan yang Aman di GSI Mengingat betapa bahayanya penggunaan pewarna makanan sintetis yang dilarang, sebaiknya Anda pilih produsen yang terpercaya seperti Global Solusi Ingredia atau GSI. Terdapat berbagai macam produk pewarna makanan baik yang alami maupun buatan yang sudah mengantongi sertifikat BPOM. Pewarna makanan GSI di-ekstrak dari berbagai jenis bahan makanan seperti kunyit, beta-karoten, kulit anggur, paprika, kuning telur, karamel, jus sayuran, dan sebagainya. Tentunya sangat aman ketika ditambahkan ke dalam bahan makanan. Tunggu apa lagi, prioritaskan kesehatan Anda dengan menambahkan jenis pewarna makanan yang aman dari GSI!

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:41

Emulsifier merupakan salah satu bahan makanan yang harus dimiliki oleh pengusaha kue, roti, es krim, dan sebagainya. Di antara sekian banyak jenis emulsifier yang beredar di pasaran, salah satu yang sangat direkomendasikan adalah Glomul PGPR850. Bahan pengemulsi ini merupakan produksi dari GSI atau Global Solusi Ingredia. Lantas, apa itu Glomul PGPR850? Mari membahasnya lebih lanjut pada ulasan di bawah ini! Apa Itu Glomul PGPR850? Dalam dunia baking, emulsifier merupakan bahan yang sangat penting untuk digunakan. Pasalnya, bahan ini mampu membuat adonan jadi lebih lembut, empuk, dan mengembang dengan baik. Namun, untuk memeroleh manfaat tersebut, Anda perlu menggunakan pengemulsi yang berkualitas baik. PGPR merupakan akronim dari polyglycerol polyricinoleate yang merupakan pengemulsi bahan makanan yang bisa dipakai untuk memodifikasi karakteristik reologis yang berbahan dasar cokelat batang. PGPR terbuat dari asam lemak dan gliserol (dari kedelai minyak atau biji jarak). Jenis pengemulsi yang satu ini juga digunakan pada cokelat dan fungsinya untuk meminimalisir penggunaan cocoa butter yang harganya mahal. Secara tidak langsung, penggunaan bahan ini bisa mengurangi biaya produksi. Meski begitu, kelembutan dan konsistensi dari emulsifier yang satu ini jika diaplikasikan pada cokelat hampir sama dengan cocoa butter. Salah satu produk dari Global Solusi Ingredia adalah Glomul PGPR850. Nah, produk ini sangat direkomendasikan karena sudah bersertifikat MUI. Sehingga, sudah dijamin ke-halal-annya. Sebab, saat ini, banyak juga pengemulsi yang bahan dasarnya berupa babi yang tentu tidak boleh dikonsumsi oleh Muslim. Glomul juga sudah memeroleh Kosher certificate dan ISO 9001:2008 certificate. Selain itu, Glomul PGPR850 ini memiliki bentuk cair dan dijual dalam bentuk kemasan jerrycan. Pada setiap jerrycan berisikan total 20 kg emulsifier. Untuk mendapatkan Glomul PGPR850, Anda harus membelinya dalam kelipatan 20 kg. Kegunaan Glomul PGPR850 Pertanyaan tentang apa itu Glomul PGPR850 berhubungan erat dengan penggunaannya. Nah, beberapa fungsi dari PGPR yang perlu Anda ketahui diantaranya : 1.       Crystal inhibitor serta agen anti-clouding pada minyak nabati. 2.       Dapat dijadikan sebagai pengganti dari cocoa butter atau mentega cokelat. 3.       Menjadi viscosity reducing agent yang membuat cokelat jadi lebih lumer. 4.       Mengurangi surface tension antara air dan lemak. 5.       Bisa menjaga optimum flow selama proses produksi. 6.       Mengurangi adanya lemak pada produk. 7.       Meningkatkan flow properties. 8.       Sebagai pengemulsi dari air dan minyak. 9.       Mempunyai efek pengemulsi yang kuat serta bisa meningkatkan viskositas pada emulsi. 10. Dapat memastikan emulsi yang lebih stabil serta homogen pada margarin dengan kandungan lemak yang rendah Penerapan Glomul PGPR850 ini bisa digunakan pada industri kakao, minyak kelapa sawit, industri cokelat, produk roti, isian confectionery, dan masih banyak lagi. Berapa Harga Glomul PGPR850? Setelah mengetahui apa itu Glomul PGPR850 dan kegunaannya, tentunya, Anda penasaran dengan harga untuk setiap jerrycan-nya. Harga dari emulsifier ini sangat terjangkau, yakni Rp 86.876,-. Jika Anda bertanya terkait keamanan menambahkan emulsifier sintetis ini, maka jawabannya adalah sangat aman. Menurut FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan negara Amerika, keamanan penggunaan emulsifier PGPR adalah 0-7,5 mg/kg berat badan. Bagaimana Mendapatkan Glomul PGPR850? Untuk memeroleh produk ini, Anda bisa menelepon ke 006 03 3101 3500, atau melalui fax ke 006 03 3101 4500. Bisa juga dengan mengirim email ke gsi@gsi-worldwide.com Pastikan Anda menggunakan emulsifier yang aman dan berkualitas. Ketahui kandungan pada emulsifier tersebut sebelum membelinya. Terkait dengan Glomul PGPR850 tidak perlu Anda ragukan lagi karena sudah mengantongi berbagai sertifikat keamanan serta ke-halal-an

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:17

Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, peran  produsen bahan makanan  sangat lah besar. Perusahaan manufaktur ini bisa saja memproduksi bahan makanan setengah jadi atau produk siap konsumsi. Adanya produsen bahan makanan juga menjadi salah satu yang mendominasi suplai makanan ke semua wilayah. Meskipun sebagian masyarakat masih mengandalkan hasil alam, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Nah, salah satu perusahaan manufaktur bahan makanan yang memiliki produk berkualitas adalah Global Solusi Ingredia atau kerap disebut dengan GSI. Pastinya, Anda ingin mengenal lebih jauh mengenai produsen yang satu ini, bukan? Jika begitu, langsung saja simak pembahasan lengkapnya di bawah ini! Profil Global Solusi Ingredia Global Solusi Ingredia merupakan perusahaan produsen bahan makanan terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini telah didirikan sejak 2020 yang lalu. Tujuan didirikannya perusahaan ini adalah sebagai solusi inovasi untuk pelaku industri pangan di Indonesia dan sekitarnya. Tim yang profesional di GSI mampu memecahkan tantangan untuk selalu melakukan inovasi terbaru terkait produknya. GSI juga didukung oleh Global Speciality Ingredients (M) Sdn. Bhd yang berbasis di Malaysia yang telah 15 tahun berkecimpung pada industri bahan pangan. Selain itu, perusahaan juga telah jadi pemasok bahan makanan di Malaysia. GSI bermitra dengan industri makanan serta non-makanan laiknya lemak, minyak nabati, makanan ringan minuman, kue, permen, pengolahan daging, bio-diesel, susu, dan sebagainya. Mitra GSI berasal dari Malaysia, Asia Tenggara, Timur Tengah, Asia Pasifik, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Layanan Global Solusi Ingredia Layanan yang disediakan oleh Global Solusi Ingredia tidak hanya menjadi pemasok bahan makanan seperti perusahaan lain. Melainkan juga selalu melakukan penelitian dan didukung dengan adanya laboratorium kimia yang mumpuni. Sehingga, GSI menghasilkan produk yang inovatif, aman, sehat serta sesuai dengan regulasi laboratorium. GSI merupakan terobosan baru dalam bidang industri makanan. Beberapa inovasi yang perusahaan ini lakukan adalah : 1.       Meningkatkan kualitas produk meskipun diproduksi secara massal karena adanya kerja sama dengan in-house expert GSI. 2.       Meningkatkan umur simpan serta tekstur dari makanan Anda. GSI memiliki produk emulsifier yang mampu membuat adonan jadi lembut dan bisa tahan lebih lama. 3.       Mengembangkan produk berupa minuman dengan bahan dasar susu dengan cara menstabilkan protein dengan efektif. 4.       Membuat produk makanan goreng berkurang kandungan lemaknya. 5.       Produksi vegetarian patties yang digunakan untuk burger dengan tekstur yang mirip dengan daging. 6.       Adanya isian pie tanpa kulit yang keras dan flaky. 7.       Meningkatkan rasa makanan dengan padu padan rasa dan ketahanan panas yang lebih lama. 8.       Peningkatan nilai gizi produk dengan kombinasi vitamin yang tepat. GSI Didukung Technical Group Team yang Terampil Produsen bahan makanan yang satu ini juga memiliki tip grup teknis yang sudah diberikan pengetahuan, pengalaman, serta informasi mengenai industri bahan makanan. Melalui pelatihan, maka GSI memberi ruang untuk berdiskusi secara luas membangun platform yang solid. Tim teknis GSI telah terampil dan berpengalaman. Selain itu, juga sudah sukses menyelesaikan proyek di pasar lokal dan internasional. Mulai dari Indonesia, India, Sri Langka Vietnam, dan sebagainya. GSI juga membuka layanan konsultasi sehingga pengguna produk bisa memeroleh wawasan serta keterampilan untuk mengelola sumber daya dengan baik. Selain itu, pengguna produk juga bisa terhindar dari pengelolaan sumber daya yang mampu memberikan efek buruk pada lingkungan. Klien GSI tentu akan mendapatkan layanan kelas dunia karena perusahaan ini mendedikasikan diri untuk: Pengembangan proses pemurnian, hidrogenasi, esterifikasi, shortening, margarine, fraksinasi tanaman, industri minyak goreng industri oleo-kimia terkait dengan proyek purification dan layanan filtrasi. Demikian pembahasan mengenai produsen bahan makanan Global Solusi Ingredia yang siap melayani kebutuhan bahan makanan di Indonesia dan sekitarnya. Dengan semua kelebihannya, Anda tidak perlu ragu lagi menggunakan produk GSI dengan kualitas internasionalnya. 

Contact Us

Contact Us