Coklat adalah camilan sejuta umat. Selain bisa menghilangkan stres, coklat seringkali digunakan sebagai kado atau perwakilan untuk mengungkapkan cinta. Saking banyaknya peminat coklat, tidak heran jika beraneka macam produk olahan coklat banyak ditemui di sekitar kita. Sayangnya, seringkali coklat yang sudah dibeli cepat meleleh. Sehingga merusak bentuk dari coklat itu sendiri. Akan tetapi ada banyak cara agar coklat tidak mudah meleleh. Cara ini sangat mudah untuk dipraktikkan dan bermanfaat untuk Anda yang punya stok coklat melimpah di rumah. Cara Agar Coklat Tidak Mudah Meleleh Di bawah ini adalah cara untuk mengatasi coklat agar tidak mudah meleleh. Khususnya untuk Anda yang mempunyai usaha di bidang produksi coklat. Baca juga: Es Krim dengan Emulsifier yang Mudah Pasti Berhasil 1. Jangan Terkena Sinar Matahari Langsung Coklat mudah meleleh jika terkena sinar matahari langsung. Maka dari itu hindari tempat-tempat yang biasanya terkena sinar matahari seperti jendela. Jika Anda memiliki outlet untuk meletakkan beberapa contoh produk olahan coklat, sebaiknya beri jarak antara jendela dengan display untuk meminimalisir cahaya yang masuk. 2. Hindari Tempat yang Panas Coklat tidak cocok diletakkan di tempat – tempat yang panas seperti di dekat kompor, magic com , di atas kulkas, bagasi mobil, atau tempat-tempat panas lainnya. Tempat – tempat tersebut bisa membuat coklat berubah bentuk alias meleh dan tampilannya akan menjadi jelek. 3. Simpan di Suhu yang Tepat Suhu yang ideal untuk menyimpan coklat agar tidak mudah meleleh berkisar 15 – 20 derajat. Suhu ini bisa Anda setting jika menggunakan ruangan yang ber-AC. Itulah alasan kenapa toko – toko yang menjual produk olahan coklat biasanya memiliki pendingi udara untuk menjaga tekstur dari coklat itu sendiri. 4. Simpan di Kulkas Sebenarnya, menyimpan di ruangan ber-AC lebih baik jika dibandingkan dengan menyimpan coklat di kulkas. Karena jika coklat disimpan dikulkas akan menjadi sangat lembab. Efeknya, ketika dikeluarkan dari kulkas coklat akan mengembun. Selain itu, rasa dan aroma dari coklat itu sendiri akan berkurang. Sehingga akan meninggalkan rasa manis saja. Akan tetapi, untuk Anda yang tidak memiliki ruangan ber-AC, menyimpan coklat ke dalam kulkas adalah cara terbaik. Akan tetapi, jangan menyimpannya di freezer . Cukup di rak paling bawah. 5. Melapisi dengan Benda yang Tebal Melapisi dengan benda yang tebal menjadi salah satu cara agar coklat tidak mudah meleleh. Cara ini bisa Anda gunakan ketika hendak mengirim coklat ke suatu tempat. Fungsinya adalah untuk menjaga suhu coklat agar tetap ideal dan terhindar dari sinar matahari langsung. Benda yang bisa Anda gunakan misalnya box kayu atau kardus yang tebal. 6. Gunakan Pembungkus Coklat Cara paling mudah agar coklat tidak mudah meleleh adalah dengan memasukkan kembali pada kemasannya. Kemasan coklat biasanya terbuat dari aluminium foil. Kemasan ini mampu menjaga agar coklat tidak cepat meleleh. Baca juga: Mengecek BPOM dan Kehalalan Industri Bahan Pangan 7. Langsung di Makan Tidak ada cara lain yang paling simpel untuk dilakukan selain langsung memakan habis coklat yang ada. Ketimbang menyimpannya dalam freezer, sebaiknya segera habiskan sisa coklat yang sudah Anda makan. Selain cara di atas, Anda bisa menggunakan produk coklat yang berkualitas. Salah satunya adalah produk coklat dari Global Solusi Ingredia. Yang merupakan produsen produk coklat dan sudah diterima secara luas hingga Internasional. Anda bisa menemukan produknya seperti pelapis coklat untuk es krim di sini .
Emulsifier adalah salah satu bahan makanan yang biasanya digunakan untuk mencampurkan adonan yang berbahan air dan lemak seperti ice cream . Ice cream memiliki tekstur lembut dan meleleh di mulut karena efek emulsifier ini. Selain itu, berkat bahan makanan tersebut, tekstur ice cream tetap terjaga saat disimpan di dalam freezer . Emulsifier sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu alami dan sintetis. Kuning telur merupakan emulsifier alami. Sayangnya, ada orang yang alergi terhadap telur. Maka dari itu, muncullah versi sintetisnya sebagai solusi untuk mereka yang alergi telur. Contohnya adalah mono – dan digliserida , polisorbat 80, dan molekul glukosa atau ester sukrosa. Di Indonesia sendiri, pengemulsi yang paling banyak dipakai adalah TB, Ovalet, dan SP. Walaupun sama-sama bertugas sebagai pengemulsi, akan tetapi pada praktiknya penggunaan ketiga bahan tersebut tidaklah sama. Tergantung dari bahan-bahan apa yang dipakai untuk membuat suatu makanan. SP biasanya digunakan untuk adonan yang telurnya dikocok terlebih dahulu sampai mengembang, lalu dicampurkan dengan SP agar telur tidak turun ke bawah adonan. Ovalet untuk adonan yang bahan-bahannya lebih kompleks. Dan TB untuk adonan yang mentega dan gulanya diaduk terlebih dahulu. Baca juga: Simak Tips Cake Anti Gagal Berikut Ini! Namun, ketiganya memiliki kesamaan secara fungsi. Pertama, untuk menyatukan cairan dan lemak karena pada dasarnya kedua bahan tersebut sulit untuk menyatu. Kedua, membuat tekstur menjadi lebih lembut. Dan yang ketiga, sebagai bahan pengawet karena bisa memperpanjang usia penyimpanan produk. Pembuatan Es Krim dengan Emulsifier Untuk yang ingin membuat ice cream untuk keperluan usaha atau dikonsumsi pribadi, Anda bisa melihat resep di bawah ini. Bahan-bahan yang diperlukan: 1. 3 sachet susu kental manis atau setara dengan 12 sendok makan 2. 2 sachet susu bubuk 3. 10 sendok makan gula pasir 4. 500 ml air 5. 2 sendok makan maizena 6. ½ gelas air hangat 7. 1 sendok teh garam 8. 1 sendok makan SP ( emulsifier ) Cara membuat: 1. Siapkan semua bahan. 2. Masukkan semua bahan ke dalam panci, kecuali maizena, air hangat, dan SP. Masak hingga mendidih. 3. Kemudian, larutkan maizena dengan air hangat. 4. Setelah adonan mendidih, matikan api lalu masukkan maizena yang sudah dilarutkan tadi sembari diaduk-aduk sampai rata. 5. Tuang adonan yang ada di panci ke wadah. Tunggu sampai dingin sebelum dimasukkan ke dalam freezer . 6. Setelah adonan beku, keluarkan dari freezer lalu hancurkan dengan sendok. 7. Campurkan dengan SP dan mixer dengan kecepatan yang tinggi. Adonan bisa mengembang hingga 5x lipat jika adonan mengembang dengan sempurna. 8. Campurkan lagi dengan perasa yang diinginkan dan mixer kembali dengan kecepatan rendah sampai tercampur rata. 9. Masukkan kembali ke dalam wadah dan simpan ke dalam freezer hingga benar-benar beku. 10. Ice cream siap untuk dinikmati. Baca juga: Mengecek BPOM dan Kehalalan Industri Bahan Pangan Ice cream yang Anda buat tidak akan sebeku es batu karena peran emulsi yang tercampur pada adonan. Bahan ini sangat penting untuk digunakan, jadi jangan sampai Anda melewatkannya. Selain ice cream , pengemulsi juga bisa digunakan untuk makanan lain seperti kue. Pengemulsi dapat meningkatkan kualitas produk Anda, dari segi rasa maupun hasilnya. Dan yang paling penting adalah mengurangi biaya produksi. Untuk pengemulsi ice cream selain SP, Anda bisa menggunakan Glomul EPB 7014 dari Global Solusi Ingredia untuk meningkatkan stabilitas pembekuan. Anda bisa menemukan produknya di sini .
Saat ini kebutuhan akan bahan pangan sangatlah tinggi, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bahan pangan yang diimpor dari luar negeri. Akan tetapi permasalahan kian meningkat dengan banyaknya bahan pangan yang masuk sehingga ada keresahan di masyarakat akan jaminan kualitas dan kehalalannya. Seharusnya permasalahan ini dapat diatasi, salah satunya yaitu dengan memberikan jaminan kualitas dan halal di sektor industri bahan pangan. Namun untuk mengetahui apakah suatu produk tersebut terjamin kualitas dan kehalalannya, diperlukan pengecekan terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Mari kita simak di penjelasan berikut! Cara Mengecek Makanan BPOM Industri bahan pangan erat kaitannya dengan mutu produk, dengan lulusnya uji standar dan persyaratan keamanan maka produk tersebut sudah terjamin kualitasnya. Baca juga: Simak Tips Cake Anti Gagal Berikut Ini! Dan salah satu cara untuk mengetahui kualitas suatu produk yaitu dengan lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lalu bagaimana cara mengetahui apakah suatu produk makanan terjamin kualitas dan melalui BPOM? Berikut cara mengecek makanan BPOM dan halal: 1. Melalui Situs Resmi Pertama, kunjungi situs https://cekbpom.pom.go.id/ Kedua, masukan nomor registrasi yang terdapat pada kemasan makanan pada kolom pencarian dengan urutan “Cari Berdasarkan” kemudian “Nomor Registrasi” lalu “Kata Kunci” Ketiga, setelah memasukkan nomor registrasi, klik “Cari” Terakhir, tunggu sebentar dan Anda akan diperlihatkan tampilan informasi terkait produk makanan tersebut. 2. Melalui Aplikasi Cek BPOM Pertama, silahkan Anda unduh aplikasi Cek BPOM di ponsel Kedua, kemudian buka aplikasi tersebut dan masuk ke halaman utama Ketiga, klik “Nomor Registrasi” selanjutnya masukkan nomor registrasi yang tertera pada kemasan makanan Terakhir, Anda akan diperlihatkan tampilan informasi mengenai produk makanan tersebut. Cara Mengecek Industri Bahan Pangan yang Mengantongi Sertifikat Halal Selain BPOM, Anda juga bisa langsung mengecek kehalalan suatu produk melalui situs MUI. Lalu, bagaimana caranya? Simak langkah-langkah berikut ini: Akses browser di ponsel, lalu kunjungi halalmui.org Selanjutnya, di kolom pertama, langsung pilih nama produk atau bisa juga langsung nama produsen dan nomor sertifikat Kemudian, masukkan data tersebut Klik tombol “cari” Data produk yang Anda ingin ketahui segera tampil pada layar Demikian cara mengecek makanan BPOM dan halal, Anda dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi maupun aplikasi. Setelah mengetahui kualitas atau mutu produk makanan dan kehalalannya, Anda tidak perlu khawatir lagi. Banyak industri bahan pangan melakukan pendaftaran BPOM supaya dapat memberikan informasi bahwa produk yang mereka produksi merupakan produk yang berkualitas dan halal. Dan salah satu industri bahan pangan yang selalu mendaftarkan setiap produk makanannya yaitu Global Solusi Ingredia (GSI). Apa itu GSI? GSI merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan pangan dan juga industri non bahan pangan. Produk-produk industri bahan pangan yang diproduksi oleh GSI yaitu berupa bahan-bahan untuk membuat makanan. Produk-produk bahan makanan tersebut diantaranya, emulsifier atau zat pengemulsi makanan, coklat, pewarna makanan, perasa makanan, vitamin, enzim, minyak dan lemak, minyak esensial, pemanis, dan lain-lain. Semua produk bahan pembuat makanan ini berasal dari bahan alami dan aman untuk dikonsumsi. Baca juga: Macam-Macam Base Cake Ultah GSI telah mendaftarkan setiap produknya melalui BPOM, ini berarti bahwa setiap produk GSI telah dapat dipakai sebagai bahan pembuat makanan. Selain terjamin kualitasnya, produk GSI juga telah mendapatkan sertifikat halal sehingga tidak perlu ragu lagi untuk memakainya. Maka dari itu, silahkan Anda gunakan produk GSI ini sebagai bahan pembuat makanan baik untuk konsumsi pribadi dan keluarga maupun untuk bisnis kuliner. Jika Anda penasaran dengan produk dan juga cara pemesanan, berikut link yang bisa Anda klik untuk memperoleh informasi lebih lanjut: https://globalsolusiingredia.com/product/ Demikian penjelasan mengenai cara mengecek makanan BPOM dan halal pada sektor industri bahan pangan. Semoga bermanfaat.
Dalam membuat kue, diperlukan ketelitian serta keterampilan yang baik. Meskipun sebagian orang masih menganggap bahwa proses memasak ataupun membuat makanan adalah hal yang mudah, namun tidak boleh salah karena ternyata ‘gampang-gampang susah’, lho! Jika kita tidak memahami tekniknya, atau salah memilih bahan yang akan dicampurkan, bisa jadi kue yang ingin dibuat tidak akan berhasil. Jika Anda ingin belajar membuat kue atau cake, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar tidak gagal. Yuk, langsung saja simak beberapa tips cake anti gagal dan mudah untuk diaplikasikan berikut ini! Tips Memilih Bahan Baku Hal paling utama dari kegagalan cake yang dibuat adalah berasal dari pemilihan bahan baku yang kurang sesuai. Untuk menghindari hal tersebut agar tidak terjadi, maka kamu perlu mengetahui bahan-bahan apa saja yang harus kamu pilih sesuai dengan kebutuhan cake yang akan dibuat. Baca juga: Yuk, Kenali Istilah Penting dalam Dunia Baking! Misalnya, dalam memilih tepung terigu. Dalam membuat cake , dikenal adanya tiga tingkatan protein dalam tepung terigu. Yakni terigu dengan protein rendah, protein sedang, dan protein tinggi. Penggunaan Tepung Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi Jika Anda ingin membuat adonan yang elastis dan kenyal, maka Anda dapat memilih tepung terigu dengan protein tinggi. Namun terdapat kelemahan dari tepung terigu protein tinggi, yakni olahannya yang mudah untuk basi. Di samping itu, tepung terigu protein sedang dapat dipilih apabila Anda ingin membuat adonan yang memiliki tekstur lembut dan mengembang. Tepung jenis ini dikenal juga sebagai terigu yang dapat digunakan oleh banyak jenis makanan karena kandungan proteinnya yang cenderung lebih aman. Sedangkan untuk membuat kue yang bertekstur renyah, Anda dapat menggunakan tepung terigu protein rendah. Jenis tepung terigu ini cenderung lebih awet dan tahan lama jika disimpan di tempat yang kering. Penggunaan Telur Ketika ingin membuat kue yang kering juga perlu memperhatikan bagian telur mana yang harus digunakan. Nah, agar kue kering bertekstur sempurna, Anda dapat menggunakan kuning telurnya saja. Namun, penambahan putih telur juga lazim ditemui pada beberapa kue kering tetapi dengan jumlah yang tidak melebihi kuning telurnya. Serta, pastikan telur berada dalam kondisi suhu ruang agar tidak merusak struktur adonan kue yang dibuat. Takaran Gula Selain itu, bahan baku lain yang juga berpengaruh besar terhadap berhasil atau gagalnya proses pembuatan cake adalah gula. Pemilihan gula yang kurang tepat akan berakibat pada hasil adonan kue yang tidak bagus. Ada beberapa jenis gula yang umum dipilih untuk membuat kue. Seperti gula pasir yang memiliki tekstur lebih kasar, gula castor yang terlihat seperti gula pasir namun lebih cepat larut karena teksturnya lebih halus, kemudian gula jawa yang berwarna cokelat atau biasa disebut dengan palm sugar yang banyak digunakan untuk membuat kue muffin maupun brownies . Tips Mengaduk dan Memasak Adonan Setelah memahami tips cake anti gagal dalam hal pemilihan bahan, Anda juga harus mengetahui bahwa terkadang kegagalan cake tersebut adalah disebabkan oleh teknik mengaduk dan memasak adonan yang kurang tepat. Baca juga: Macam-Macam Base Cake Ultah Untuk penggunaan mixer dalam mengocok adonan, terlebih dahulu dapat dimulai dengan kecepatan yang rendah kemudian dinaikan ke kecepatan tinggi. Lalu ketika memanggang adonan, oven harus dipanaskan selama 10 menit terlebih dulu sebelum adonan dimasukkan. Hal-hal sederhana dalam membuat cake terkadang menjadi fatal apabila tidak diperhatikan dengan teliti. Maka dari itu, baik dalam teknik ataupun memilih bahan adonan, pastikan semuanya diperhatikan secara saksama. Untuk membantu Anda dalam menemukan bahan adonan dengan mudah, Global Solusi Ingredia hadir sebagai perusahaan anyar di Indonesia yang menyediakan bahan baku pangan. Anda dapat berkunjung langsung ke website-nya untuk menemukan produk yang dibutuhkan!
Jika kita sedang belajar membuat kue, rasanya ada banyak sekali jenis kue yang ingin kita coba buat. Salah satu kue yang pasti setiap orang ingin coba untuk membuatnya adalah kue ulang tahun atau birthday cake . Sekilas, kue ulang tahun ini mungkin terlihat sama saja. Yakni hanyalah sebuah kue bolu dengan hiasan yang variatif. Namun, ternyata terdapat beberapa perbedaan dan macam-macam kue yang bisa dibuat menjadi kue ulang tahun, lho! Nah, dalam dunia baking, kue bolu yang dijadikan bahan utama untuk cake ultah dinamakan sebagai base cake atau kue dasar ultah. Jadi, tidak ada salahnya untuk Anda berkreasi dengan ketika membuat kue ultah dengan berbagai base cake agar lebih nikmat! Baca juga: Yuk, Kenali Istilah Penting dalam Dunia Baking! Jika kamu tidak ada ide base cake apa yang akan Anda gunakan, berikut ini ada ulasan mengenai macam-macam base cake ultah yang bisa dicoba, yuk simak! Rainbow Cake Jenis base cake pertama yang dapat Anda coba untuk membuat kue ulang tahun adalah rainbow cake . Jenis kue yang satu ini biasanya terdiri dari enam buah layer atau lapisan dari steamed cake yang memiliki warna-warna indah nan cerah seperti pelangi. Jika Anda ingin membuat kue ulang tahun dengan karakter fondan, karakter lukis, hiasan fruits cake, atau butter cream . Rainbow cake merupakan jenis base cake yang cocok. Selain itu, dikarenakan warnanya yang sangat menarik ini, base cake ulang tahun dari rainbow cake sangat cocok bagi kue ultah anak-anak. Lapis Surabaya Kue padat yang terbuat dari banyak kuning telur dalam adonannya ini menjadi salah satu base cake yang sangat populer untuk digunakan sebagai kue ulang tahun. Untuk membuat kue ulang tahun dari base cake lapis Surabaya, Anda dapat menggunakan loyang dengan ukuran cetakan 22 x 22 cm. Kemudian untuk hiasannya sendiri biasanya kue ultah lapis Surabaya tidak terlalu ramai. Sehingga, memberikan hasil akhir cake yang elegan dengan cita rasa klasik yang nikmat. Brownies Kukus Base cake berikutnya yang banyak disukai adalah brownies kukus. Pemilihan brownies kukus sebagai base cake didasarkan pada beberapa pertimbangan. Seperti teksturnya yang cenderung lebih lembut dan lembab jika dibandingkan dengan brownies panggang yang lebih padat dan terkadang crunchy . Sehingga bagi penyuka cokelat yang ingin memakan brownies untuk kue ulang tahunnya, mereka dapat memilih brownies kukus sebagai base cake ulang tahun. Japanese Chesse Cake Jika brownies cokelat yang dikukus diperuntukkan bagi mereka yang gemar makan cokelat, maka untuk orang yang suka keju maka Japanese cheesecake dapat menjadi pilihan yang tepat. Tekstur dari Japanese cheesecake yang lembut dan creamy ini tentu menjadi salah satu alasan kenapa kemudian jenis roti ini juga banyak digunakan sebagai base cake ulang tahun. Baca juga: Yuk Kenali Ciri Adonan Over Proofing! Jika Anda ingin membuat birthday cake dari Japanese cheesecake , untuk hiasannya Anda dapat menambahkan toping buah-buahan segar dan sedikit taburan gula halus sebagai pemanis. Nah, itu tadi beberapa macam base cake ultah yang bisa Anda pilih jika sedang mencari ide untuk membuat kue ulang tahun di hari spesial. Namun, jangan lupa juga untuk memilih bahan baku pembuatan kue yang berkualitas agar kue yang dihasilkan bermutu dan nikmat. Jika ingin mendapatkan bahan-bahan pangan seperti susu, emulsifier, minyak, pewarna, pemanis, dan sebagainya, Global Solusi Ingredia merupakan pilihan yang tepat. Sebab, di perusahaan ini Anda bisa mendapatkan berbagai macam bahan kue dengan kualitas yang terbaik!
Membuat kue memang merupakan hal yang menyenangkan. Selain dapat berkreasi dalam menghias kue menjadi cantik, Anda juga dapat memakan kue tersebut dengan rasa puas karena merupakan hasil karya sendiri. Untuk Anda yang baru saja belajar atau menekuni dunia baking , tentu terkadang kamu dihadapkan pada situasi ketika mendengar kosakata atau istilah-istilah baru. Seperti misalnya ketika pergi ke toko bahan-bahan kue, ada banyak sekali jenis-jenis bahan dengan nama yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya. Nah, oleh sebab itu, penting untuk Anda mengetahui apa saja istilah yang digunakan dalam dunia baking. Karena, setiap istilah dalam dunia baking terkadang jika tidak dipahami dengan baik maka akan membuat kita salah paham dan akhirnya adonan yang dibuat tidak akan berhasil. Langsung saja, berikut beberapa istilahnya! Emulsifier Istilah pertama yang penting untuk Anda pahami adalah emulsifier. Wah, mungkin dari penyebutan namanya agak sulit, ya. Namun biarpun begitu, penggunaan bahan baking yang satu ini sangatlah penting. Baca juga: Yuk Kenali Ciri Adonan Over Proofing! Emulsifier sendiri berarti bahan pengemulsi atau bahan yang memiliki fungsi dalam menyatukan berbagai campuran yang terdapat dalam satu resep kue agar dapat menjadi lembut dan halus. Dalam penggunaannya ini, emulsifier sangat berperan ketika adonan yang Anda buat mengandung campuran bahan lemak (seperti mentega atau margarin) dan campuran air. Ketika menyatukan adonan yang sulit tersebut, emulsifier juga sekaligus membantunya agar memiliki tekstur yang lembut. Sehingga ketika kue matang, tidak terasa sensasi adonan yang menggumpal atau terpisah-pisah. Emulsifier juga terkadang diartikan sebagai bahan pengembang. Sebab, selain menghaluskan dan mencampurkan rata, penambahan emulsifier ke dalam adonan baking juga dapat membuat kue menjadi mengembang. Contoh merek dagang dari emulsifier yang dapat kamu temukan adalah seperti TMB, Ovalet, serta SP. BPDA Istilah berikutnya dalam dunia baking adalah BPDA. BPDA sendiri merupakan singkatan dari Baking Powder Double Acting, seperti penamaannya yang double acting, bahan pengembang ini melakukan proses pengembangan pada adonan dalam dua kali tahapan aktif sehingga dapat menghasilkan adonan yang mengembang sempurna. Biasanya, BPDA banyak digunakan oleh para baker pemula. Karena bahan ini diyakini anti gagal dan lebih mudah untuk meningkatkan struktur adonan. Terdapat banyak merek BPDA yang dapat ditemui di toko kue, untuk mendapatkan referensi kamu juga dapat menengok produk-produk di Global Solusi Ingredia. Soft Peak Istilah dalam dunia baking yang berikutnya yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui adalah Soft Peak. Jika istilah yang dijelaskan pada poin sebelumnya adalah berkaitan dengan bahan-bahan pembuat adonan kue, maka Soft Peak ini adalah istilah yang berkaitan erat dengan teknik dalam membuat adonan. Ketika Anda mengocok adonan kue, biasanya adonan tersebut harus terus dikocok sampai menghasilkan foam lembut. Nah, teknik untuk menghasilkan foam lembut pada adonan inilah yang disebut dengan Soft Peak. Baca juga: Intip Apa Saja Manfaat Cokelat untuk Tubuh! Beberapa orang juga mengenal istilah Soft Peak dengan sebutan Puncak Tumpul. Hal ini mengindikasikan kondisi adonan ketika pengocok atau mixer yang diangkat menghasilkan puncak yang tumpul dan perlahan mulai jatuh. Kebalikan dari kondisi Soft Peak adalah Hard Peak. Nah, setelah memahami berbagai istilah dalam dunia baking tersebut, Anda juga tidak boleh salah tempat ketika membeli bahan kue. Sebab terkadang beberapa toko kue tidak menjual produk secara lengkap dan justru memberikan alternatif bahan yang lainnya. Jika Anda menginginkan bahan yang sesuai dengan kebutuhan, maka pilih lah produk-produk dari GSI atau Global Solusi Ingredia! Ada berbagai macam bahan yang tersedia, mulai dari emulsifier, minyak dan lemak, pewarna, perisa, vitamin, dan masih banyak lagi. Yuk, penuhi kebutuhan baking Anda dengan produk GSI!