BLOGS

Jumat, 02 Desember 2022 - 15:45

Dalam proses pembuatan aneka kue, emulsifier atau pengemulsi menjadi salah satu bahan penting yang tidak boleh dilupakan. Bahan yang satu ini akan membuat kue yang dibuat lebih mengembang dan memiliki pori yang lebih halus. Tentu saja, nantinya kue akan terlihat lebih menarik dan juga lebih matang secara sempurna. Namun, meskipun memiliki fungsi penting, penggunaan emulsifier dalam pembuatan kue harus disesuaikan dengan takaran. Misalnya, untuk adonan kue dengan lima butir telur, maka emulsifier yang diperlukan hanya sekitar satu sendok teh saja. Artinya, emulsifier hanya digunakan dalam jumlah yang sedikit. Nah, agar sisa emulsifier yang belum terpakai tetap berada dalam kondisi baik dan tidak rusak, Anda perlu menyimpannya dengan benar. Ragam Tips Dasar Menyimpan Emulsifier Berbincang tentang menyimpan emulsifier sisa yang belum terpakai, ada beberapa tips mendasar yang perlu Anda ketahui. Adapun beberapa tips penyimpanan yang dimaksud tersebut adalah: 1. Menaruh di tempat yang kedap udara Untuk menyimpan emulsifier sisa yang belum dipakai, Anda perlu menyediakan tempat atau wadah penyimpanan yang khusus. Dalam hal ini, sediakan wadah yang memiliki tutup sehingga emulsifier akan tersimpan dalam kondisi kedap udara. Baca juga : Inilah 5 Keunggulan Emulsifier untuk Berbagai Jenis Makanan Ini adalah tips penyimpanan emulsifier yang sangat penting. Pasalnya, udara yang masuk pada kemasan emulsifier tersebut nantinya akan mengakibatkan pertumbuhan bakteri dan membuat emulsifier menjadi rusak. 2. Membagi menjadi ukuran yang kecil Biasanya, seseorang akan membeli emulsifier dalam jumlah besar terutama untuk produksi kue yang cenderung banyak. Nah, jika Anda termasuk yang juga melakukannya, maka ada baiknya jika Anda membagi emulsifier tersebut dalam ukuran yang kecil. Pembagian emulsifier dalam ukuran yang kecil ini akan memudahkan penggunaan di mana Anda tidak perlu membuka tutup semua emulsifier. Nantinya, sisa emulsifier yang belum dipakai bisa disimpan di wadah yang tertutup. 3. Menjauhkan dari sinar matahari Selain ditempatkan di wadah yang tertutup dan kedap udara. emulsifier harus disimpan menjauh dari sinar matahari secara langsung. Ini juga termasuk tips menyimpan emulsifier yang cukup krusial dan harus Anda lakukan. Perlu diketahui bahwa emulsifier terbuat dari bahan asam lemak. Nah, asam lemak sendiri memiliki sifat yang cenderung mudah meleleh apabila terkena paparan panas matahari secara langsung. Selain itu, paparan sinar matahari berlebih juga bisa membuat kandungan yang ada di dalam emulsifier menjadi rusak. Baca juga : Cek Jenis Emulsifier yang Diperbolehkan dalam Industri Pangan 4. Menyimpan emulsifier di lemari es Untuk penyimpanan emulsifier dalam kurun waktu yang lebih lama, Anda bisa menyimpannya di lemari es. Tentu saja, sebelum meletakkan dan menyimpan emulsifier di lemari es, Anda harus menempatkan emulsifier pada wadah yang tertutup. Artinya, jangan langsung menaruh emulsifier di dalam lemari es. Opsi penyimpanan ini cukup efektif untuk dilakukan. Pasalnya, lemari es memiliki suhu yang cenderung tetap sehingga baik fisik dan kandungan pada emulsifier akan terjaga dengan lebih baik. Hanya saja, hindari menyimpan emulsifier sisa yang belum digunakan di dalam freezer. Beberapa hal di atas adalah ragam tips mudah yang perlu Anda ketahui perihal menyimpan emulsifier sisa yang belum dipakai. Sebagai tambahan, saat hendak menggunakan emulsifier ini, usahakan untuk menggunakan sendok baru yang bersih untuk mencegah kontaminasi dari bahan lainnya. Selain penyimpanan emulsifier yang benar, untuk hasil kue yang mengembang sempurna, tentu Anda juga perlu menggunakan produk emulsifier yang berkualitas. Nah, Global Solusi Ingredia menyediakan beragam produk emulsifier terbaik yang bisa Anda pilih!

Selasa, 29 November 2022 - 14:46

Cokelat merupakan salah satu bahan makanan yang banyak digunakan sebagai pelengkap, atau bahkan menjadi makanan yang langsung disantap karena memang rasanya yang enak. Akan tetapi, bagi orang yang kerap memiliki cokelat sebagai bahan makanan, masih belum mengetahui bagaimana cara menyimpan cokelat dengan benar sehingga lebih tahan lama. Seperti yang kita ketahui, cokelat merupakan bahan makanan yang rentan meleleh, sehingga harus disimpan dengan cara yang tepat. Tidak hanya soal cara, tempat menyimpan cokelat pun tentu harus dipertimbangkan dengan benar. Dengan begitu, cokelat pun akan lebih tahan lama untuk dikonsumsi. Meskipun begitu, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara dan tempat yang tepat untuk menyimpan cokelat. Apabila memang Anda adalah salah satunya, maka sudah tepat Adna membaca artikel ini. Sebab, di bawah ini akan dijelaskan mengenai cara menyimpan cokelat yang benar. Cara Menyimpan Cokelat dengan Benar Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar cokelat yang Anda simpan bisa lebih tahan lama. Anda pun tidak usah khawatir karena cara-cara yang akan dijelaskan di bawah ini tidak begitu menyulitkan. Simak informasi lengkap di bawah ini agar Anda mendapatkan penjelasan yang lebih rinci. 1. Simpan di Tempat Bersuhu Rendah Seperti yang sudah disampaikan di atas, cokelat merupakan bahan makanan yang sifatnya mudah meleleh. Oleh karena itu, tentu Anda tidak boleh menyimpannya di tempat yang panas. setidaknya, Anda harus menyimpan cokelat di tempat dengan suhu 15 derajat celcius supaya tetap awet dan tidak meleleh. Baca juga : Inilah Manfaat Mengonsumsi Cokelat yang Ternyata Baik untuk Tubuh 2. Simpan Dalam Kulkas Menyimpan cokelat di kulkas merupakan pilihan terbaik agar cokelat bisa tetap tahan lama. Akan tetapi, sebelum menyimpan cokelat dalam kulkas, Anda harus membungkusnya dengan plastik atau memasukannya ke wadah. Sebab, jika Anda menyimpan cokelat begitu saja di kulkas akan membuat cokelat cepat rusak dan kusam. 3. Hindarkan Dari Sinar Matahari Matahari menjadi sumber panas alami yang malah akan membuat kualitas cokelat menurun. Sebab, cokelat jelas akan meleleh jika terkena sinar matahari langsung. Oleh karena itu, pastikan tempat Anda menyimpan cokelat terhindar dari sinar matahari. 4. Simpan di Tempat Kering Tempat yang kering membantu cokelat tetap terjaga kualitasnya, karena tempat yang lembab malah membuat cokelat berjamur. Selain itu, Anda pun tidak disarankan menyimpan cokelat di tempat yang terlalu kering atau terlalu lembab, karena tempat yang terlalu kering bisa membuat cokelat terkena debu. Baca juga : Mengulik 5 Jenis Cokelat yang Perlu Anda Ketahui 5. Jangan Disimpan di Dekat Makanan Berbau Tajam Benda atau makanan yang tersimpan dekat cokelat ternyata berpengaruh terhadap kualitas. Sebab, hal itu bisa membuat aroma dan rasa cokelat berubah, sehingga tentu akan menghilangkan cita rasa nikmatnya. Oleh karena itu, pastikan cokelat tersimpan jauh dari benda atau makanan dengan bau menyengat dan tajam. Dengan beberapa cara yang disampaikan di atas, diharapkan Anda bisa menyimpan cokelat dengan baik sehingga bisa mempertahankan kualitasnya agar tetap terjaga. Jangan sampai, cokelat yang sudah Anda buat dengan susah payah malah rusak atau menjadi tidak enak untuk disantap. Apabila Anda mencari bahan untuk membuat cokelat yang enak, sehat, dan aman, Global Solusi Ingredia (GSI) siap memenuhi segala kebutuhan Anda dengan produk yang berkualitas. Anda bisa mendapatkan thickeners, stabilizers, dan texturizers terbaik dengan harga yang affordable. Hanya dengan mengirim email ke sales@globalsolusiingredia.com , Anda bisa langsung berkonsultasi agar mendapatkan segala kebutuhan bahan pangan berkualitas dan sehat untuk keluarga. Semoga bermanfaat.

Senin, 28 November 2022 - 16:16

Diet bisa dilakukan dengan berbagai cara tanpa harus membuat tubuh tersiksa. Bagi Anda yang senang mengonsumsi selai, tetap bisa melakukan diet. Akan tetapi, Anda pun harus mengetahui kriteria selai yang baik untuk diet, dengan begitu proses penurunan berat badan Anda tidak terganggu. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin tetap bisa diet tanpa berhenti mengonsumsi selai, harus mengetahui kriteria selai yang baik untuk diet. Ternyata, kriteria tersebut sangat mudah dikenali dan dapat Anda jadikan referensi untuk tetap menjaga pola makanan yang sehat namun mengenyangkan. Dengan kata lain, Anda tidak harus berhenti makan makanan yang enak untuk berdiet. Ada banyak cara yang bisa digunakan ketika Anda ingin mendapatkan tubuh impian namun tetap bisa menikmati makanan favorit setiap harinya. Kriteria Selai yang Baik Untuk Diet Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika hendak memilih produk selai yang tetap baik dan sehat. Tentu dengan informasi ini, diet Anda tidak akan terganggu hanya karena mengonsumsi selai. Oleh karena itu, simak informasi di bawah ini dengan lengkap untuk mengetahuinya lebih dalam. 1.   Lakukan Riset Sama seperti mengerjakan sebuah penelitian, untuk mendapatkan kriteria selai yang baik untuk diet Anda harus melakukan riset terlebih dahulu. Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah bertanya kepada keluarga atau teman mengenai pengalaman mereka mengonsumsi suatu produk selai dan bagaimana dampaknya terhadap tubuh. Dengan begitu, Anda pun bisa mendapatkan pertimbangan yang sesuai untuk kebutuhan Anda. 2.   Perhatikan Kandungan Setiap produk selai memiliki kandungan yang berbeda-beda. Pastikan produk selai yang Anda pilih memiliki kandungan yang sehat dan aman bagi kesehatan. Dengan begitu, Anda pun tidak akan mendapatkan kekhawatiran mengenai dampak buruk mengonsumsinya, apalagi terhadap proses diet yang Anda jalani. Oleh karena itu, Anda harus teliti dalam membaca komposisinya. 3.   Cek Keamanan Produk Keamanan produk bisa Anda ketahui lewat kemasannya, apakah produk tersebut terdaftar di BPOM atau tidak. Apabila tidak, bisa dipastikan bahwa produk tersebut mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh. Sementara produk yang sudah diperiksa BPOM, tentu telah menjalani sejumlah pengujian yang menjadikan produk itu tetap bisa aman untuk dikonsumsi bahkan ketika diet sekali pun. 4.   Hindari Gula Buatan Gula buatan memiliki bahaya yang lebih tinggi ketimbang gula alami, gula buatan seperti glukosa terkadang memicu penyakit seperti obesitas jika dikonsumsi dalam kadar yang tinggi. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Anda yang sedang diet, maka tentu harus teliti dalam memilih produk selai yang diinginkan. 5.   Selai Homemade Lebih Baik Jika Anda kebingungan mencari produk selai yang aman untuk diet, tentu dengan membuatnya sendiri di rumah adalah keputusan yang lebih bijak. Anda dapat memilih bahannya sendiri yang memang lebih aman dikonsumsi. Bahkan, Anda bisa lebih mengkreasikannya dengan bebas tanpa harus khawatir ada bahaya kesehatan yang menanti Anda. Dengan beberapa pembahasan, diharapkan Anda bisa mengetahui kriteria selai yang aman untuk diet. Tentu, Anda bisa mendapatkan hasil diet yang maksimal tanpa mengurangi asupan nutrisi baik dalam tubuh Anda. Apabila Anda memutuskan untuk membuat selai sendiri, tentu harus membutuhkan bahan pendukung berkualitas dan aman. Jangan khawatir, Global Solusi Ingredia (GSI) menyediakan produk thickeners, stabilizers, dan texturizers berkualitas terbaik dan tentunya aman untuk dikonsumsi. Hanya dengan mengirim email ke sales@globalsolusiingredia.com , Anda bisa langsung berkonsultasi dan mendapatkan bahan makanan sehat yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat.

Jumat, 25 November 2022 - 13:14

Pernahkah Anda berpikir bagaimana cokelat yang kini Anda santap itu dibuat? Dengan rasa yang enak dan kenikmatan yang Anda dapatkan, tentu ada proses yang tidak sederhana dalam produksi cokelat yang berkualitas. Anda yang ingin membuat cokelat sendiri pun tentu harus mengetahui proses itu agar bisa membuat yang lebih berkualitas. Cokelat merupakan makanan atau minuman olahan yang bahan dasarnya adalah biji kakao. Makanan ini pertama kali dikonsumsi oleh masyarakat Mesoamerika kuno sebagai minuman dan hanya bisa disantap oleh kaum bangsawan pada saat itu. Kini, cokelat menjadi makanan yang bisa ditemui di mana-mana dengan berbagai bentuk olahan. Cokelat yang sudah diolah menjadi batangan pun harus disimpan di tempat yang tepat karena bahan makanan ini memiliki sifat yang mudah meleleh. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membungkusnya dengan plastik lalu menyimpannya di kulkas sehingga cokelat tetap memiliki kualitas yang baik. Baca juga : Mencari Artificial Flavour yang Aman? Pilih Perisa GSI Meskipun peminat cokelat sangat banyak di dunia ini, tetapi hanya sedikit yang mengetahui bagaimana cokelat diproduksi. Bagi Anda yang ingin membuka usaha kuliner pun sangat perlu mengetahui bagaimana proses produksi cokelat yang berkualitas. Anda bisa menyimak informasi di artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan penjelasan yang lebih dalam. Proses Produksi Cokelat yang Berkualitas Cokelat diproduksi dengan cara fermentasi agar membuat kakao memiliki cita rasa yang meningkat. Maka dari itu, fermentasi adalah proses mengubah kakao menjadi cokelat dan mempermudah pengeringan dan menghancurkan lapisan pulp yang ada pada biji kakao. Tahap Pertama Produksi dimulai ketika setelah panen, buah kakao dikupas untuk mengambil biji kakao yang terdapat didalamnya. Ada sekitar 20 sampai 50 biji dalam satu buah kakao. Usai pengupasan, biji kakao akan menjalani proses fermentasi selama 5 hari kemudian dikeringkan guna menghentikan aktivitas biologis dalam biji. Tahap Kedua Setelah itu, proses masuk ke penyangraian yang mensterilisasi biji dan pembentukan cita rasa dari fermentasi. Kemudian, ada proses sortasi untuk mendapatkan standar biji kakao berkualitas baik. Tahap Ketiga Lalu, masuk ke proses pemecahan dan pemisahan dengan mesin yang bisa memisahkan cangkang, dan membuat biji lebih kecil. Pecahan kakao dan cangkangnya dipisah dengan kipas angin dan mengumpulkan kakao murni. Baca juga : Mengulik 5 Jenis Cokelat yang Perlu Anda Ketahui Tahap Keempat Kemudian, proses masuk ke mesin penggilingan guna mengubah kakao tersebut jadi adonan massa kasar. Lalu, adonan tersebut pun dipisah mentega cokelat serta cokelatnya itu sendiri. Pemisahan mentega ini berguna dalam mengurangi lemak dan minyak yang ada pada cokelat. Kemudian kakao massa dan mentega kakao serta gula dimasukkan ke stone-grinder. Dua roda granit akan mengaduk, menghaluskan serta mencampur seluruh bahan menjadi satu kesatuan. Hasil dari proses ini pun bisa langsung disebut cokelat. Tahap Kelima Setelah itu, adonan cokelat masuk ke mesin conche untuk digerakkan, sedangkan udara panas bersirkulasi lewat proses pencampuran. Proses akan membuat karakteristik rasa dan aroma cokelat yang kita hirup. Setelahnya, masuk proses tempering yang penting dalam pembuatan cokelat untuk memastikan lemak kakao tercampur dengan baik. Dengan begitu, cokelat bisa mempertahankan warna, bentuk, dan tekstur. Sementara dalam pembuatan cokelat batangan, cokelat yang telah melewati tempering dituang ke dalam cetakan, lalu didinginkan. Kemudian, cokelat dikeluarkan dari cetakan dengan mudah dan menghasilkan bentuk cokelat batangan. Apabila Anda ingin membuat cokelat dengan bahan-bahan yang aman dan tentunya menyehatkan, Global Solusi Ingredia (GSI) siap memenuhi segala kebutuhan Anda dalam hal bahan pangan. Cukup dengan mengirim email ke sales@globalsolusiingredia.com , Anda bisa langsung berkonsultasi dengan customer service untuk mendapatkan bahan pangan sesuai keinginan. Semoga bermanfaat.

Rabu, 23 November 2022 - 12:15

Selai merupakan salah satu bahan pelengkap makanan yang banyak kegunaannya. Bahan yang satu ini biasa dikonsumsi bersama roti, biskuit, dan lain sebagainya. Bahkan, ada banyak rasa yang bisa dikreasikan dengan selai. Di Indonesia, selai umumnya digunakan untuk dioleskan pada roti sebagai sarapan. Ada banyak jenis selai untuk roti yang ada di pasaran, dengan beragam rasa dan merek yang berbeda-beda. Akan tetapi, soal jenis dan rasa, ternyata orang Indonesia memiliki beberapa yang paling disukai. Tentu hal ini ditengarai dengan berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sampai karakter lidah orang Indonesia. Anda pun bisa menggunakan referensi ini sebagai strategi berjualan selai buatan sendiri. Dengan begitu, Anda pun bisa memberikan produk yang memang paling banyak disukai oleh konsumen di Indonesia. Jenis Selai Roti yang Disukai Orang Indonesia Orang Indonesia memang memiliki kebiasaan dalam hal kuliner yang berbeda. Tidak hanya itu, kebiasaan tersebut yang membentuk karakter lidah orang Indonesia. Orang Jawa misalnya yang memang terbiasa dengan makanan manis, sehingga senang dengan rasa manis. Berbeda dengan orang Sunda yang terbiasa makanan pedas sehingga selalu ingin ditemani sambal. Sebagai referensi di bawah ini adalah jenis selai roti yang disukai orang Indonesia. 1. Selai Cokelat Jenis selai yang satu ini menjadi yang paling disukai orang Indonesia untuk dioleskan ke roti. Cita rasa cokelat yang manis dan agak sedikit pahit membawa kenikmatan tersendiri ketika disantap bersama dengan roti. Tidak hanya roti, selai cokelat pun cocok untuk dioleskan ke pancake. Baca juga : Resep Bolu Red Velvet yang Simple tapi Enak 2. Selai Strawberry Strawberry merupakan salah satu buah yang langganan untuk menjadi sebuah selai roti. Rasanya yang manis dan cukup menyegarkan sangat cocok buat Anda yang ingin selai yang sehat. Ada banyak merk selai strawberry yang ada di pasaran, tetapi alangkah lebih baik Anda membuatnya sendiri agar lebih sehat. 3. Selai Nanas Selai nanas adalah salah satu jenis yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia. Beberapa di antara kita kerap melihat roti yang dijual di warung menggunakan selai nanas, sehingga tentu rasa ini memiliki banyak peminat. Selain roti, selai nanas pun kerap digunakan dalam beberapa kue seperti nastar. 4. Selai Kacang Selai kacang kerap disebut sebagai selai sejuta umat karena menjadi standar selai yang ada di Indonesia. Rasanya yang gurih dengan adanya butiran kacang membuat roti yang disantap terasa lebih istimewa di mulut. Selai kacang memang lebih sering digunakan untuk roti ketimbang makanan lainnya. Baca juga : Ini Dia Sederet Tips Memilih Selai Buah yang Baik 5. Selai Apel Buah yang satu ini memang multifungsi, selain bisa menjadi cuka dan keripik, tetapi bisa juga menjadi selai apel. Selai apel memiliki cita rasa yang manis asam, namun tetap segar di mulut. Maka, selai yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang ingin sarapan pagi dengan roti, tetapi memunculkan kesegaran tersendiri dari buah apel. Itu dia beberapa selai roti yang paling banyak disukai oleh orang Indonesia, Anda dapat menggunakan referensi di atas untuk berjualan selai homemade agar semakin disukai oleh konsumen. Jika Anda ingin mencari bahan membuat selai yang aman dan sehat, Global Solusi Ingredia (GSI) siap memenuhi kebutuhan Anda dengan produk  thickeners, stabilizers, dan texturizers dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Cukup dengan mengirim email ke sales@globalsolusiingredia.com , Anda bisa langsung bisa berkonsultasi untuk mendapatkan produk terbaik bagi makanan Anda. Semoga bermanfaat.

Senin, 21 November 2022 - 11:34

Meminum es cokelat di siang hari yang terik pasti akan terasa menyenangkan. Pasalnya, selain nikmat, es cokelat juga akan memberikan kesegaran. Nah, cokelat memang menjadi jenis panganan yang disukai oleh banyak kalangan, baik anak-anak hingga dewasa. Pasalnya, bahan pangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga bisa dijadikan menjadi beragam hidangan yang berbeda. Nah, tahukah Anda bahwa di balik rasa cokelat yang nikmat tersebut terdapat beberapa fakta cokelat yang sangat menarik? Simak ulasannya! Ragam Fakta Menarik Cokelat yang Perlu Anda Ketahui Cokelat adalah bahan pangan yang dibuat dari kakao. Di dunia, ada beberapa jenis cokelat berbeda yang dibedakan menurut kandungan bahan yang menyusunnya. Misalnya saja, ada dark chocolate yang memiliki kandungan kakao hingga 90%. Selain itu, ada pula chocolate powder yang dibuat dengan cara menggiling kakao hingga lembut serta beberapa jenis cokelat lain. Terkait cokelat, ada beberapa fakta unik yang bisa jadi belum diketahui oleh banyak orang, termasuk Anda. Beberapa fakta tersebut diantaranya adalah: 1. Pernah menjadi makanan khusus bangsawan Salah satu fakta menarik dari cokelat adalah panganan ini pernah menjadi makanan khusus untuk para bangsawan saja. Dalam catatan sejarah, sekitar tahun 900, cokelat menjadi bahan pangan yang sangat berharga. Oleh karenanya, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menikmatinya. Baca juga : Inilah Manfaat Mengonsumsi Cokelat yang Ternyata Baik untuk Tubuh Setelah itu, pada abad ke 17, cokelat menjadi minuman kesukaan para pedagang di Eropa. Berawal dari para pedagang inilah cokelat akhirya tersebar di berbagai wilayah di dunia dan banyak dikenal seperti sekarang ini. 2. Memiliki titik leleh yang cukup rendah Cokelat sering dilelehkan untuk dibuat menjadi campuran bahan pangan untuk olahan tertentu. Nah, terkait hal ini, cokelat memiliki titik leleh yang cenderung rendah. Para ahli mengatakan bahwa titik leleh untuk cokelat hanya sekitar 34 derajat celcius saja. Hal inilah yang membuat cokelat banyak digunakan menjadi campuran olahan. Umumnya, cokelat leleh dijadikan bahan menghias kue ataupun membuat dessert box . 3. Masuk dalam golongan sayuran Jika Anda ditanya, masuk golongan manakah cokelat tersebut? Bisa jadi, kebanyakan dari Anda akan menjawab bahwa cokelat masuk dalam golongan buah. Perlu diketahui bahwa FDA atau forum pengawasan obat dan makanan Amerika memasukkan cokelat ke dalam jenis sayuran. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa cokelat masih satu keluarga dengan malvaceae yang merupakan sayuran. 4. Pernah menjadi alat tukar Seperti yang disinggung sebelumnya, pada zaman dahulu, cokelat adalah bahan pangan yang mewah. Oleh karenanya, hanya kalangan bangsawan dan kalangan tertentu saja yang bisa menikmati sajian yang dibuat dengan menggunakan cokelat. Nah, selain itu, cokelat sempat menjadi alat tukar dan memiliki nilai setara dengan uang. Penggunaan cokelat sebagai alat tukar terjadi di kalangan suku Aztec dan suku Mayan. Sangat menarik, bukan? Baca juga : Mengulik 5 Jenis Cokelat yang Perlu Anda Ketahui 5. Paling banyak diproduksi di Swiss Jika Anda bertanya di mana produksi terbesar cokelat dilakukan? Jawabannya adalah Swiss. Ya, Swiss merupakan negara penghasil cokelat terbesar di dunia. Tidak hanya itu, kualitas cokelat dari Swiss pun sangat istimewa yang membuat harganya cenderung lebih mahal. Beberapa hal di atas adalah ragam fakta menarik tentang cokelat yang perlu Anda ketahui. Tentu saja, masih banyak fakta unik cokelat lainnya, terutama berkaitan dengan manfaat cokelat untuk kesehatan. Saat ini, ada banyak cokelat yang tersedia di pasaran dengan kualitas dan brand yang berbeda. Jika Anda ingin membeli cokelat berkualitas dengan bahan baku istimewa, GSI menyediakan ragam jenis cokelat yang Anda inginkan. Cek di sini untuk melihat jenis cokelat yang tersedia.

Contact Us

Contact Us